Blak blakan Menko Wiranto

Tonton Blak-blakan Menko Wiranto soal Papua dan Pilpres 2019

Erwin Dariyanto, Lisye Rahayu - detikNews
Senin, 17 Des 2018 06:45 WIB
Menkopolhukam Wiranto saat Blak blakan di detikcom (Foto: Rengga S/detikcom)
Jakarta - Dua pekan lalu Papua berduka. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya disebut menjadi dalang pembunuhan 19 orang pekerja PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan proyek jembatan di jalur Trans-Papua. Satu prajurit TNI juga ikut tewas karena aksi kelompok Egianus tersebut.

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut tindakan KKB pimpinan Egianus Kogoya ini sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan. Dia menyebut aksi pembunuhan tersebut justru menciderai kepentingan masyarakat Papua itu sendiri. "Karena bisa-bisa pekerjaan (infrastruktur di Papua) jadi terhambat," kata Wiranto kepada tim Blak-blakan detikcom.



Purnawirawan TNI Angkatan Darat kelahiran Yogyakarta 4 April 1947 itu menegaskan bahwa aksi KKB pimpinan Egianus Kogoya tak akan menurunkan tekad pemerintah untuk membangun Papua. Aparat keamanan telah diperintahkan untuk mengejar pelaku pembunuhan tersebut.

Di saat yang sama pemerintah juga melakukan soft diplomation ke dunia internasional untuk meluruskan opini-opini negatif Indonesia terhadap Papua yang disebarkan oleh KKB. Sejumlah negara yang sempat menilai negatif pemerintah Indonesia atas Papua kini berbalik. Mereka memuji Indonesia.



Langkah apa saja yang ditempuh pemerintah untuk menjaga keamanan Papua dan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih itu?

Menko Polhukam Wiranto akan menjawabnya dalam program Blak-blakan detikcom.

Wiranto juga akan buka-bukaan soal suhu politik menjelang Pemilu 2019. Tak ketinggalan Lulusan Akademi Militer 1968 itu juga bakal menceritakan soal pilihan putra-putrinya dalam berpakaian. Ini terkait dengan foto keluarganya yang viral saat pemakaman sang cucu, Achmad Daniyal Alfatih pada 16 November bulan lalu.

Selengkapnya saksikan Blak-blakan Menko Polhukam Wiranto soal Papua dan Pilpres 2019 di detikcom, Senin 17 Desember 2018 pukul 11.00 WIB.

[Gambas:Video 20detik]

(erd/haf)