DetikNews
Minggu 16 Desember 2018, 19:31 WIB

4 Pernyataan Kedubes Australia di RI soal Yerusalem

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
4 Pernyataan Kedubes Australia di RI soal Yerusalem Foto: Yerusalem (Getty Images)
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. Australia kemudian menjelaskan kebijakan lebih jauh mereka mengenai Timur Tengah.

Dalam pernyataan Kedubes Australia di RI yang diterima detikcom, Minggu (16/12/2018), ada empat poin tentang kebijakan Australia mengenai Timur Tengah.

"Pada 15 Desember Pemerintah Australia mengumumkan kebijakan kami mengenai Yerusalem. Pengumuman tersebut memiliki empat elemen penting," bunyi keterangan Kedubes Australia di Jakarta.


Berikut ini empat poin mengenai kebijakan Australia di Timur Tengah:

Kebijakan Australia Mengenai Timur Tengah

Pada 15 Desember Pemerintah Australia mengumumkan kebijakan kami mengenai Yerusalem. Pengemuman tersebut memiliki empat elemen penting.

Pertama-tama, Australia tetap berkomitmen untuk solusi dua negara dan pembentukan Negara Palestina, yang tetap merupakan satu-satunya jalur untuk menyelesaikan sengketa Israel-Palestina.

Kedua, Australia tidak akan memindahkan Kedutaan Besar kami dari Tel Aviv. Kedutaan Besar Australia di Israel tidak akan dipindahkan ke Yerusalem Barat sampai status final Yerusalem telah diputuskan melalui negosiasi antara Palestina dan Israel.

Ketiga, Australia mengakui Yerusalem Barat sebagai tempat parlemen Israel dan banyak lembaga pemerintahan sebagai Ibu Kota Israel.

Keempat, sesuai dengan komitmen kami untuk solusi dua negara, Pemerintah Australia mengakui aspirasi rakyat Palestina untuk sebuah negara masa depan dengan ibu kota di Yerusalem Timur.
(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed