"Kalau di sini nyata tidak berwacana kerja nyata, kalau sebelah kan untuk sekedar ramai-ramai, hura-hura tidak ada kerja nyata. Masyarakat juga bisa mengetahui mana yang nyata, mana yang pencitraan, karena biasanya mereka yang kepepet itu sukanya memainkan playing victim," ujar Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat di toko Kedai Kreasi Omak, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (16/12/2018).
Djarot bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyempatkan diri untuk melihat produk kerajinan tangan yang dihasilkan dari UMKM tersebut. Lantas, Djarot menyinggung cawapres Sandiaga Uno yang disebutnya bermain playing victim.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Djarot saat mengunjungi UMKM di Kabupaten Asahan. (Eva Safitri/detikcom) |
"Seperti kemarin Pak Sandi ke Labuhan Batu itu playing victim, ini supaya masyarakat menganggap rasanya dizalimi, kalau omak-omak di sini bukan hanya diminta suaranya, tapi sudah kerja nyata dan bantuan kita nyata bukan sekadar berwacana. Makanya kalau kita datang ke lokasi seperti ini tidak hanya berdiskusi tapi kita juga membeli," lanjut Djarot.
Baca juga: Ramai SandiwaraUno, PKS Ungkit 'Raja Jokowi' |
"Kalau OK OCE aku tahu, aku juga di Jakarta tahu seperti apa. Apa yang saya dapat di situ mereka bilang cuma pelatihan, modal tidak ada. Kemudian buka toko banyak yang tutup," kata Djarot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Djarot saat mengunjungi UMKM di Kabupaten Asahan. (Eva Safitri/detikcom)