DetikNews
Jumat 14 Desember 2018, 17:13 WIB

JK Nilai Venue Asian Games 2018 Jadi Investasi Menguntungkan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
JK Nilai Venue Asian Games 2018 Jadi Investasi Menguntungkan Wapres Jusuf Kalla (JK). (Noval/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai venue yang dibangun untuk Asian Games 2018 menjadi investasi yang menguntungkan. Beberapa negara bahkan harus antre untuk menyewa beberapa venue itu.

"Ternyata semua event (venue) yang dibangun itu alhamdulillah semua menghasilkan, terakhir yang kita ragukan tentang equestrian dan velodrom, semua orang sekarang dari luar negeri antre untuk memanfaatkan sebagai tempat pelatihan," ujar JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (14/12/2018).

JK menyampaikan itu setelah menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Asian Games 2018 untuk yang terakhir kalinya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin, Menkominfo Rudiantara, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Wakil Ketua Umum Inasgoc Syafrie Syamsudin hadir.

JK tidak menduga sejumlah venue yang dibangun saat Asian Games 2018 kini menjadi investasi yang menguntungkan. Menurutnya, sejumlah venue yang dibangun baik dari segi ekonomi.

"Semua menghasilkan, diperiksa di Senayan, itu orang untuk memakai gedung atau venue di Senayan, di Istora, harus nunggu berbulan-bulan," katanya.

JK pun menanggapi terkait adanya venue yang belum menguntungkan dan harus mengeluarkan biaya perawatan yang banyak. Dia mengatakan keuntungan venue yang dibangun saat Asian Games 2018 tidak dapat dilihat satu per satu, melainkan harus menyeluruh.

"Aquatic itu, ini kita tidak bisa bicara satu per satu, bicara satu kawasan, karena ada yang surplus ada yang minus, digabung jadi satu masih surplus dan maksudnya surplus dari pemeliharaannya dengan penghasilannya, ada plus, tentu olahraga ini tidak bisa dihitung sebagai bisnis, tapi plus dari segi kita dapat pemeliharaan maksimum, baik, tapi juga menghasilkan surplus," jelasnya.

Soal evaluasi pelaksanaan Asian Games 2018, ada 3 hal yang dibahas JK saat memimpin rapat evaluasi terakhir. Yaitu sarana, penyelenggara, dan prestasi.

"Semua 3 hal itu melampaui di atas apa yang direncanakan dan karena itu semuanya mengapresiasi luar biasa, malah tadi (ditanya) 'apa kritikannya?' Salah satu kritikannya terlalu pendek ini Asian Games, masa 2 minggu, mestinya sebulan. Jadi begitu kesannya," tuturnya.

Menurut JK, penyelenggaraan Asian Games 2018 mendapat nilai A plus. Perhelatan itu jua rencananya akan dibukukan.

"Jadi berarti saya bilang kalau di sekolahan, (nilai) A-B-C, ini dapat A, A plus lagi. Karena kita berterima kasih, karena itu mau ditulis bukunya bahwa bagaimana penyelenggaraan ini berhasil dari semua sisi dan tentu yang dilaporkan, kita juga khawatir bagaimana setelah Asian Games, ternyata semua optimistis," imbuhnya.
(nvl/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed