detikNews
Kamis 13 Desember 2018, 17:18 WIB

Kenangan Emil Dardak Soal Kegigihan dan Jalan Politik Adiknya

Guruh Nuary - detikNews
Kenangan Emil Dardak Soal Kegigihan dan Jalan Politik Adiknya Emil Dardak dan adiknya
Jakarta - Bupati Trenggalek, Emil Dardak, punya kenangan manis dengan adiknya, Eril Arioristanto, yang meninggal di usia 21 tahun. Perbedaan usia 13 tahun membuat kepribadian mereka juga berbeda.

"Sebenernya agak beda gitu. Kalau saya memang tumbuh besar dengan ayah saya dari bawah lah, sementara adik saya itu beda usia 13 tahun dengan saya. Saya sudah masuk SMA dia baru lahir," kenang Emil usai pemakaman Eril di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2018).



Eril tumbuh besar ketika perjalanan karir ayahnya, Hermanto Dardak, sudah menanjak. Meski demikian, Eril disebut tetap sederhana dan gigih.

"Saya salut bagaimana Mas Eril ini sangat sederhana ya hidupnya, sama sekali nggak pernah saya sebagai kakaknya direpotin. Termasuk Mas Eril harus berjuang dalam proses politik, yang sebenarnya memang juga untuk membantu komitmen politik saya," ucap Wagub terpilih Jatim ini.

Almarhum Eril adalah Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) nomor urut satu Dapil VII Jatim. Perjalanan politik itu ditempuh saat Eril masih kuliah di ITB.

"Memang anak itu punya passion juga dalam pergerakan, jadi ya nggak pernah minta dukungan apa-apa yang berlebih sama saya, dia berjuang dan berjalan sendiri. Nggak tega juga sebenernya ngeliatnya, karena dia anak yang sangat gigih dan humble, down to earth," ujar Emil.

"Hal yang nggak bisa dilupain itu dia paling mirip saya, paling mirip saya mukanya, walaupun prediksi saya dia akan lebih good looking," sambungnya.

Baliho kampanye Eril / Baliho kampanye Eril / Foto: Adhar Muttaqin


Emil Dardak menyerahkan pencalegan Eril ke PAN. "Tergantung PAN dan semoga PAN kenangan dengan mas Eril yang berjuang dengan PAN, yang juga mengusung saya di Pilgub Jawa Timur, menjadi kenangan yang manislah untuk PAN," katanya.



Sambil mengenang masa kecilnya dengan Eril, Emil yakin adiknya itu akan menjadi caleg yang berbeda dengan dirinya.

"Saya ingat saya pernah harus mengadap ke gurunya karena Eril berani melawan atas nama temannya, saya bilang salut anak ini berani punya prinsip, nggak mau diajak kompromi dan negosiasi. Seandainya dia masih ada dan jadi nyaleg, dia akan jadi seorang legislator yang beda dengan saya karena prinsipnya sangat keras. Dan menurut saya kita butuh juga yang seperti itu," ungkap suami Arumi Bachsin ini.


Tonton juga video 'Kenangan Emil Dardak pada Sang Adik: Nggak Ngerepotin':

[Gambas:Video 20detik]

Kenangan Emil Dardak Soal Kegigihan dan Jalan Politik Adiknya

(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com