La Nyalla Ikut Sebar Obor Rakyat, Gerindra Tegaskan Tak Terlibat

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 13 Des 2018 16:42 WIB
La Nyalla (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jakarta - Salah satu pengakuan La Nyalla Mattalitti, yang pernah berada di gerbong pendukung Prabowo Subianto, adalah ikut menyebarkan tabloid Obor Rakyat. La Nyalla bahkan mengaku menyebarkan 100 eksemplar tabloid bermuatan fitnah terhadap Jokowi tersebut.

"Obor Rakyat kita bagikan 100 eksemplar di Jatim," kata La Nyalla dalam 'Layar Pemilu Terpercaya', yang tayang di CNN Indonesia TV, Rabu (12/12/2018), seperti dikutip detikcom.



Menurut La Nyalla, penyebaran hoax lewat Obor Rakyat paling berpengaruh di wilayah Madura dalam Pilpres 2014. Kata dia, pemilih di Madura sangat terpengaruh oleh isu berbau agama Islam.

"Apalagi di Madura dikatakan Pak Jokowi bukan orang Islam, nggak ngerti agama. Di situ saya merasa berdosa," ungkap La Nyalla.

Dia juga ditanya mengenai mekanisme operasi penyebaran isu untuk mendiskreditkan Jokowi. La Nyalla memang pernah jadi kader Gerindra, tapi dia tak lantas menyebut ada arahan partai kala itu.



"Saya bukan struktural Gerindra, tapi kita yang terima berita-berita itu dari mana? Siapa lagi kalau bukan kelompok kita sendiri?" ujar La Nyalla.

Hadir dalam acara itu, jubir pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade. Dia langsung menepis jika partainya dianggap berkaitan dengan Obor Rakyat.

"Soal Obor Rakyat, kita tahu sudah melalui hukum panjang, ada 2 orang divonis dan alhamdulillah Gerindra tak terkait Obor Rakyat, kita tak tahu siapa di balik Obor Rakyat," kata Andre.

Sidang perdana pembacaan dakwaan kasus Obor Rakyat berlangsung pada 3 Mei 2016 atas terdakwa Setiyardi dan Darmawan. Akhirnya, pada November 2016, majelis hakim menyatakan keduanya bersalah.



Tonton video 'Siapa yang Order La Nyalla Sebar Hoax Jokowi di Pilpres 2014?':

[Gambas:Video 20detik]

(bag/elz)