Polisi Tidak Temukan Pelaku Teror Bom pada CCTV Hotel Kuta
Sabtu, 03 Sep 2005 00:33 WIB
Denpasar - Polda Bali telah memeriksa CCTV milik hotel. Namun, aparat belum berhasil mengungkap pelaku teror bom di hotel Kuta Paradiso, Kuta, Bali, pada Rabu (31/08/2005) lalu. "Kita sudah putar tapi ternyata hasilnya belum bisa kita harapkan. Karena rekaman itu sangat cepat, sehingga tidak bisa dibaca seperti aslinya," kata Wakil Ketua Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polda Bali Kompol Budi Wasono, Bali, Jumat (2/9/2005). Budi mengatakan, pihaknya telah memeriksa CCTV yang terpasang di berbagai sudut hotel Kuta Paradiso. Sayangnya, polisi belum berhasil mengungkap jejak pelaku teror tersebut. Budi mengakui, telah memeriksa kaset berdurasi 48 jam itu. Pemeriksaan dilakukan sejak dua hari hingga saat terjadinya teror. Kamera CCTV milik hotel itu berlokasi di jalan Dewi Kartika Plaza, Kuta. Kamera dipasang di masing-masing bagian lantai, bagian lobi dan restauran. "Saat ini kita belum bisa menyimpulkan, masih terus kita selidiki," akunya. Budi pun membenarkan, ada sepucuk tulisan yang ditemukan di dalam tas rakitan bom yang nyaris sempurna itu. Tulisan itu terdapat pada secarik kain warna putih dengan tulisan arab. Namun, ia enggan menyebutkan isi dari tulisan tersebut dengan alasan menjaga kepentingan masyarakat. Seperti diberitakan, pada Rabu 31 Agustus lalu, sekitar pukul 16.00 Wita, polisi menemukan benda mencurigakan. Ternyata, benda itu adalah sebuah bom yang belum sempurna. Benda itu cuma kurang satu unsur berupa bahan peledak low explosive. Namun begitu, bom tersebut bisa meledak setiap saat karena ada timernya.Rangkaian bom itu terdapat kabel, baterai sembilan volt, indikator berupa lampu enam watt, dua buah timer, satu digital dan satu analog, kemudian ada paralon berisi bubuk arang.
(ism/)











































