Lebih dari 13 Orang Masih Tertimbun Tanah Longsor Padang
Jumat, 02 Sep 2005 21:41 WIB
Padang - Bencana longsor di Padang sudah menelan 11 orang tewas. Diperkirakan, lebih dari 13 orang masih tertimbun di dalam timbunan longsoran dari tanah pekuburan itu. "13 orang itu dari laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya," kata Camat Lubuk Begalung Elfian Putra ketika dihubungi detikcom, Jumat (2/9/2005).Seperti diberitakan, longsor terjadi di Jl Raya Padang Paiman Km 8, Kampung Gaung, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat (2/9/2005).Akibat longsor ini, sedikitnya 11 orang ditemukan tewas tertimbun tanah pekuburan yang lokasinya tepat berada di atas pemukiman warga. Luas areal tanah pekuburan yang mengalami longsor itu sekitar 50 meter persegi. Evakuasi para korban pun akhirnya dihentikan. Alasannya, kondisi tanah yang sangat berlumpur. Belum lagi kondisi cuaca yang sangat tidak mendukung. Akhirnya, evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.Belum MengungsiBerdasarkan pemantauan detikcom sekitar pukul 18.00 WIB, di tempat kejadian, terlihat beberapa warga masih menempati rumah yang letaknya tidak jauh dari lokasi longsor. Kondisi ini sangat membahayakan masyarakat yang belum mengungsi. Sebab, lokasi warga sangat rawan tertimpa tanah dari longsor susulan.Longsor susulan dikhawatirkan akan terjadi. Sebab, hujan masih membasahi tanah pekuburan di atas pemukiman warga, yang berada di kaki bukit. Padahal, disamping pemukiman itu masih banyak tanah-tanah sisa longsor yang menimbun bangunan di bawahnya. Dalam kunjungan kedua kalinya di lokasi longsor, Walikota Padang Fauzi Bahar berencana akan mengevakuasi seluruh warga. Fauzi mengatakan, penduduk di bawah bukit akan dievakuasi semua. Paling tidak dalam jarak 200 meter dari kaki bukit.Hingga kini, belum diketahui apakah warga akan bermalam di rumahnya. Aparat pun mengkhawatirkan akan terjadinya lonsor susulan.
(ism/)











































