Kalla Yakin Rupiah Menguat

Kalla Yakin Rupiah Menguat

- detikNews
Jumat, 02 Sep 2005 15:10 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis nilai rupiah akan kembali menguat. Caranya, menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) alias mengurangi subsidi. Sebab penggunaan dolar AS dalam jumlah besar untuk membeli minyak di pasar dunia yang menyebabkan nilai rupiah anjlok."Saya yakin bila kita mengurangi subsidi kita akan menghemat dolar dan rupiah banyak sehingga rupiah akan kuat lagi," tegas Kalla kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (2/9/2005).Menurut Kalla, yang ditemui wartawan sebelum menjalankan salat Jumat, naiknya harga minyak dunia membuat kebutuhan akan dolar lebih banyak dari biasa. Akibatnya Indonesia membutuhkan subsidi yang lebih besar. "Jadi akhirnya dolar banyak dipakai oleh pemerintah. Makanya caranya, kita menghemat dolar dengan cepat atau lambat. Dan presiden juga menginstruksikan untuk mengurangi subsidi dalam jangka waktu satu dua bulan ini. Dan ini akan kita laksanakan," katanya.Ditanya tentang banyaknya kalangan yang tidak puas terhadap rencana kenaikan harga BBM, Kalla menegaskan terhadap setiap kebijakan pasti ada pihak yang tidak puas. "Tapi pemerintah akan tetap menaikkan sesuai keyakinannya. Bukan soal puas atau tidak puas, karena sulit sekali mengeluarkan kebijakan yang memuaskan semua pihak," ujarnya.Kalla juga memastikan, seiring kenaikan harga BBM, pemerintah akan memberikan subsidi yang besar kepada rakyat miskin. "Cukup besar untuk sekarang ini. Tahap pertama, subsidi akan kita selesaikan September ini. Juga kita akan kita hidupkan penggunaan briket batubara untuk mengimbangi minyak tanah," jelasnya.Sedangkan tentang pelarian dolar ke Singapura, Kalla tidak terlalu khawatir. "Pelarian dolar ke Singapura kalau sekarang kan tidak gampang. Tidak gampang lagi mengirimkan uang. Anda mengirim uang di sini ditanya, menerima uang di Singapura ditanya," tuturnya.Yang jadi masalah, menurut Kalla, adalah masalah devisa bebas yang tidak bisa dihindari. "Itu kalau mereka menganggap rupiah melemah. Tapi saya yakin rupiah akan menguat," tandas Kalla. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads