Kalla Pastikan Tak Ada Reshuffle
Jumat, 02 Sep 2005 13:58 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan tidak akan ada perombakan atau reshuffle kabinet pada bulan Oktober mendatang. Menurut Kalla, yang akan dilakukan hanya evaluasi terhadap kinerja menteri."Tidak ada reshuffle, hanya evaluasi. Oktober nanti siapa saja menteri yang tidak memenuhi performance," kata Kalla kepada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (2/9/2005).Menurut Kalla, yang ditemui wartawan sebelum menjalankan salat Jumat, reshuffle hanya akan dilakukan jika seorang menteri melakukan kesalahan fatal. "Menyangkut reshuffle akan dijalankan bila terjadi kesalahan fatal," tegasnya.Soal kondisi perekonomian yang terpuruk saat ini, menurut Kalla, disebabkan oleh faktor eksternal, yakni naiknya harga bahan bakar minyak di pasar dunia. "Di mana pun di dunia ini terjadi masalah ekonomi. Di Malaysia, Cina, Thailand, bahkan Amerika," katanya.Oleh karena itu reshuffle tidak akan menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi bangsa ini. "Jadi bukan masalah orang. Mau ganti 10 orang pun, akan begini. Karena yang jelas, negara kehilangan dolar dan rupiah dalam jumlah banyak," ujar Kalla.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Rabu malam lalu saat menyampaikan paket kebijakan ekonomi, menyatakan akan melakukan perombakan anggota kabinet yang kinerjanya dinilai jauh di bawah standar dan betul-betul mengganggu kinerja kabinet secara keseluruhan.Program evaluasi dan perombakan kabinet tersebut bukan merupakan bagian dari empat agenda dalam paket kebijakan ekonomi yang dilakukan Presiden SBY untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya harga minyak mentah dunia.Jadi, yang benar, akan ada reshuffle atau tidak?
(gtp/)











































