"Dalam beberapa kali acara, ketika waktu salat tiba, Mas Bowo salat berjemaah bersama kami. Kadang saya sebelahan dengan beliau. Pak Amien atau salah satu ustaz yang menjadi imam," kata Dradjad saat dimintai konfirmasi, Rabu (12/12/2018).
"Kenapa mereka imamnya? Itu sesuai hadis riwayat Muslim dari Abu Mas'ud al-Anshari RA," sebut Dradjad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang (berhak) menjadi imam (suatu) kaum, ialah yang paling pandai membaca Kitabullah. Jika mereka dalam bacaan sama, maka yang lebih mengetahui tentang sunnah. Jika mereka dalam sunnah sama, maka yang lebih dahulu hijrah. Jika mereka dalam hijrah sama, maka yang lebih dahulu masuk Islam (dalam riwayat lain: umur). Dan janganlah seseorang menjadi imam terhadap yang lain di tempat kekuasaannya (dalam riwayat lain: di rumahnya). Dan janganlah duduk di tempat duduknya, kecuali seizinnya."
Baca juga: Pengakuan Menggelegar La Nyalla |
"Jadi soal tantangan menjadi imam, jawaban saya: ikuti saja hadis Rasulullah. Salat jangan kita jadikan mainan," sebut Dradjad.
Dradjad meminta masyarakat menilai sendiri sosok La Nyalla yang menantang Prabowo jadi imam salat. Menurut Dradjad, setiap ucapan ada pertanggungjawaban kepada Allah SWT.
"Silakan masyarakat melihat rekam jejak dia. Mau bicara apa pun, itu tanggung jawab masing-masing kepada Allah SWT," sebutnya. (gbr/fjp)











































