detikNews
Rabu 12 Desember 2018, 11:55 WIB

Maruarar soal 'Pos Pertempuran': Wajar, Prabowo Kalah Telak di Jateng

Tsarina Maharani - detikNews
Maruarar soal Pos Pertempuran: Wajar, Prabowo Kalah Telak di Jateng Maruarar Sirait (Seysha Desnikia/detikcom)
Jakarta - Politikus PDIP Maruarar Sirait menanggapi soal manuver kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan mendirikan 'pos pertempuran' di Solo, Jawa Tengah. Ara, sapaan akrabnya, menilai rencana Prabowo-Sandiaga itu wajar.

"Wajar saja ada usaha dari pihak Prabowo-Sandi. Karena kan mereka kalah telak di sana (Jateng). Tentu mereka berusaha," kata Ara kepada detikcom, Rabu (12/12/2018).


Pria yang dikenal dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memaklumi keinginan Prabowo-Sandiaga merebut suara di Jateng. Sebab, pihaknya melakukan hal yang sama di sejumlah daerah tempat Jokowi mengalami kekalahan pada Pilpres 2014.

"Tentu kita hormati semua cara selama itu sesuai dengan aturan atau konstitusi. Tapi juga sangat wajar, kita melakukan dua hal. Yaitu menjaga basis seperti di Jateng, Bali, Kalbar, Papua, Jatim," ujarnya.

"Dan tentu melakukan upaya-upaya serius di daerah-daerah yang 2014 Pak Jokowi kalah. Seperti Jabar, Aceh, Sumbar, Sumsel, Banten, NTB," imbuh Ara.


Soal Jateng sendiri, Ara mengatakan nilai-nilai ideologis PDIP telah mengakar dengan masyarakat daerah itu. Masyarakat Jateng, sebut dia, mengikuti teladan Presiden RI pertama, Sukarno.

"Jateng sebagai salah satu basis utama PDIP dan Pak Jokowi, juga sebagai basis ideologis. Karena secara kultural dan ideologi ajaran Bung Karno dan struktur PDIP dan masyarakatnya sangat nasionalis, Pancasilais, dan sangat menempatkan Bung Karno sebagai founding father juga sebagai teladan dalam kehidupan," pungkasnya.
(tsa/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com