Nama Kapolda Bali Dicatut untuk Bebaskan Model Michelle
Kamis, 01 Sep 2005 20:39 WIB
Jakarta - Keinginan besar Top Model Australia Michelle Leisle segera bebas dari tahanan Polda Bali dijadikan peluang oleh penipu. Dengan mengaku sebagai ajudan Kapolda Bali Irjen Polisi Made Mangku Pastika, penipu ini berencana mempertemukan Michelle dengan Pastika dengan bayaran sejumlah 250 ribu dolar Amerika.Aksi penipuan ini sampaikan oleh Pastika kepada wartawan usai menghadiri HUT Polwan di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Kamis (1/9/2005). Penipu ini mengaku sebagai ajudan Pastika dengan nama samaran Brigadir W."Saya mendengarkan rekaman itu. Ia (penipu) mengaku Brigadir W sebagai ajudan pak kapolda. Ia menelepon dan meminta uang kepada pihak keluarga Michelle yang katanya bisa mengatur pertemuan dengan saya soal kasus Michelle," kata Pastika.Meski begitu, lanjut Pastika, dalam percakapan antara penipu dengan pihak Michelle, tidak ada pembicaraan yang menyatakan bahwa penipu tersebut akan mengatur pembebasan Michelle. "Saya tidak tahu apa tujuannya ketemu Saya," tegasnya.Pastika menceritakan bahwa pihak Michelle berminat untuk bertemu dengan Brigadir W. Namun, Brigadir W menolak permintaan tersebut dengan meminta agar pihak Michelle mengirimkan uang melalui rekening sejumlah 250 ribu dolar Amerika. "Jadi ini jelas-jelas penipuan," katanya.Alasan Pastika bahwa aksi itu sebuah penipuan adalah namanya telah berkali-kali digunakan untuk aksi serupa. Pastika pun mengetahui bahwa ia mengenali suara penipu tersebut tidak sama dengan suara ajudannya. "Saya tahu suaranya Brigadir W dan saya yakin itu bukan anak buah saya karena suaranya tidak logat Bali," ujar Pastika.Dia mengaku tidak akan terpengaruh upaya suap untuk membebaskan top model underwear itu dari jeratan hukum. Michelle ditangkap karena membawa dua butir ektasi di Garuda Wisnu Kencana, Kuta, Bali, 20 Agustus 2005.
(atq/)











































