detikNews
Selasa 11 Desember 2018, 18:45 WIB

KPU Kirim Surat Pemberitahuan Tindak Lanjut Putusan ke OSO

Dwi Andayani - detikNews
KPU Kirim Surat Pemberitahuan Tindak Lanjut Putusan ke OSO Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - KPU menindaklanjuti putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengenai pencalonan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota DPD. Surat pemberitahuan putusan tersebut diberikan kepada OSO.

"Iya," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi membenarkan sudah dikirimnya surat pemberitahuan, saat dihubungi, Selasa (11/12/2018).

Surat pemberitahuan diserahkan kepada pihak OSO pada Senin (10/11). Pramono mengatakan OSO diberi batas waktu untuk menyerahkan surat pengunduran diri pada 21 Desember 2018.

"Kalau nggak salah 21 Desember," ujar dia.





Pramono mengatakan OSO tetap harus mundur dari kepengurusan parpol. Bila surat mundur dari kepengurusan parpol tidak diserahkan, OSO tidak dapat masuk dalam DCT.

"Ya, betul (tetap harus mundur)," ujar Pram.

"Berarti putusan MK tidak dijalankan, ya nggak bisa masuk," sambungnya.





Pramono mengatakan pihaknya menjalankan putusan PTUN dengan memasukkan OSO dalam DCT serta menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi dengan memberikan syarat sesuai putusan MK.

"Oleh KPU, putusan PTUN dijalankan dengan memberi kesempatan kepada OSO untuk masuk dalam DCT. Sedangkan putusan MK dijalankan oleh KPU dengan meminta OSO mengundurkan diri dari kepengurusan parpol untuk masuk menjadi calon DPD dalam Pemilu 2019," tuturnya.
(dwia/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed