5 Mikrobus TransJ Dioperasikan di Tanah Abang

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 11 Des 2018 13:26 WIB
Dirut TransJakarta Agung Wicaksono (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - TransJakarta mulai mengoperasikan Jak Lingko dengan tipe mikrobus di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ini ada lima mikrobus yang melayani penumpang secara gratis.

"Total mikrobus saat ini ada lima, Jak Lingko yang hari ini mulai dioperasikan di Tanah Abang itu bukan yang pertama. Kita sudah jalankan di beberapa rute, baik Jakarta Utara atau Jakarta Timur, yang dulu namanya OK Otrip. Tapi hari ini jadi sangat penting karena pertama kali dijalankan di Tanah Abang," ujar Direktur Utama TransJ Agung Wicaksono di Kolla Space, Jl Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).


Agung mengatakan saat ini mikrobus itu melayani penumpang dengan gratis sampai menunggu keputusan gubernur. Meski begitu, penumpang tetap harus memiliki kartu untuk bisa menaiki mikrobus tersebut karena sistem tap sudah berjalan.

"Iya gratis untuk penumpangnya. Tapi penumpangnya harus pegang kartu, tapping, nggak boleh ada yang narik uang lagi, nggak boleh ada pengemudi Jak Lingko yang tarik uang lagi," ucapnya.


Penumpang dapat membeli kartu mikrobus di beberapa halte TranJ seharga Rp 10.000. Harga itu, kata Agung, merupakan harga promo sampai akhir 2018.

"Sekarang Rp 10.000 sampai akhir tahun, sudah kita cetak 40.000 kartu, tapi isinya masih kosong dan itu buat naik Jak Lingko aja. Kalau untuk naik TransJakarta harus diisi ulang, tapi Rp 10.000 ini untuk yang promo," katanya.


Lebih lanjut Direktur Utama Operasional Daud Joseph berencana menerapkan mikrobus ini hingga wilayah yang jauh dari halte TransJ. Hal itu guna mengurangi kemacetan dengan mengajak masyarakat menggunakan angkutan umum.

"Nanti secepatnya, kita akan mengkover daerah yang jangkauannya jauh dari TransJakarta. Jadi mikrobus ini akan menjadi bus pengumpan agar masyarakat bisa langsung diintegrasikan ke halte TransJakarta. Jadi siap-siap, bagi kalian yang punya mobil pribadi, taruhlah di garasi. Makanya ini menjadi titik awal pembaruan transportasi adalah TransJakarta dibuat steril supaya aman dan terjangkau," katanya. (eva/jbr)