DetikNews
Selasa 11 Desember 2018, 11:15 WIB

SAR Terus Cari WN China yang Hilang Saat Snorkeling di Gili Air

Tim detikcom - detikNews
SAR Terus Cari WN China yang Hilang Saat Snorkeling di Gili Air Ilustrasi (Yasa Sidik/d'Traveler)
Mataram - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram masih melakukan upaya pencarian turis asal China, Zhang Qiujue (26). Warga Shanghai itu hilang di perairan laut Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (9/12).

"Personel sudah melakukan upaya pencarian dengan menyisir perairan laut menggunakan rubber boat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya di Lombok Utara, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (11/12/2018).


Dia mengaku menerima laporan dari salah seorang warga bernama Anto, bahwa seorang wisatawan mancanegara berkewarganegaraan Republik Rakyat China hilang di sekitar perairan Gili Air.

Setelah mendapat laporan, Tim Rescue Pos Siaga SAR Bangsal, Kabupaten Lombok Utara, diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian menggunakan rubber boat.

Timnya, kata Sidakarya, berkoordinasi dengan instansi terkait, yakni Polres Lombok Utara, Pol Air Polda NTB, Danpos Angkatan Laut Bangsal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lombok Utara, masyarakat setempat, dan unsur terkait lainnya. Upaya pencarian juga melibatkan Dive Center dengan melakukan penyelaman di sekitar lokasi yang diduga tempat korban tenggelam.

"Kemarin (Senin), kami menambah jumlah personel dan peralatan, seperti rubber boat, peralatan selam, dan alat lainnya, untuk menunjang proses pencarian," ujarnya.

Dari informasi yang diperoleh, turis asal China tersebut snorkeling di wilayah Gili Air bersama Asyraf (27), asal Maroko yang merupakan pacar korban.


Asyraf kemudian meminta izin untuk memanah ikan sekaligus snorkeling di area yang agak jauh dari pantai tempat korban menunggu.

Saat Asyraf kembali untuk menghampiri Zhang Qiujue, teman perempuannya itu sudah tidak berada di tempat tersebut serta hanya ditemukan sandal, tas, baju, dan telepon seluler.

Sebelum meminta bantuan kepada instansi terkait, teman perempuan korban sempat melakukan pencarian bersama masyarakat di sekitar pulau hingga ke Utopia Homestay tempat mereka menginap, namun tidak membuahkan hasil.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed