Kwik: Ical Harus Diganti
Kamis, 01 Sep 2005 16:38 WIB
Jakarta - Desakan reshuffle kabinet SBY terus menguat. Menko Perekonomian Aburizal Bakrie alias Ical menjadi sasaran empuk untuk dilengserkan."Reshuffle saat ini sudah perlu dilakukan karena masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap tim ekonomi. Sulit rasanya kalau tidak di-reshuffle dan yang pertama kali harus diganti adalah Menko Perekonomian," urai Kwik Kian Gie usai diskusi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2005).Eks Meneg PPN/Kepala Bappenas ini menilai Menko Perekonomian sebaiknya diisi oleh orang yang memiliki pengetahuan tentang ekonomi yang baik karena tidak berhak mengambil keputusan tetapi mengkoordinasi kerja kabinet yang di bawahnya. "Tetapi ini tidak, kok malah dia bertanya apa yang harus dilakukan," kritik Kwik pada Ical.Menurut dia, posisi Menko Perekonomian dapat diisi businessman ataupun akademisi. "Yang jelas harus menguasai ekonomi termasuk teoritisnya karena yang ada saat ini menteri ekonomi tidak menguasai sistem ekonomi pasar sesungguhnya," kata Kwik. Politisi PDIP ini meminta agar SBY bebas dalam menentukan pilihan, termasuk bebas dari kehendak Jusuf Kalla."Kami minta SBY jangan lagi memasukkan menteri yang mendukung kebijakan kelompok negeri kreditor," ujarnya.
(aan/)











































