MK Minta Komisi Yudisial Buka Jaringan ke Daerah

MK Minta Komisi Yudisial Buka Jaringan ke Daerah

- detikNews
Kamis, 01 Sep 2005 15:40 WIB
Jakarta - Bagi-bagi ilmu dan pengalaman. Itulah yang dilakukan Mahkamah Konstitusi (MK) kepada Komisi Yudisial (KY). Untuk memperingan tugas, KY diminta membuka jaringan ke daerah khususnya dengan LSM dan perguruan tinggi."Misalnya, dengan perguruan tinggi dan LSM di daerah sehingga bisa menjadi kaki tangan untk memantau perilaku hakim di Indonesia," kata Ketua MK Jimly Asshiddiqie di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2005).KY pun dapat memanfaatkan Falkutas Hukum yang tersebar di Indonesia sehingga dapat membantu pekerjaan. "Bahkan kalau perlu bekerja sama dengan LSM pengadilan watch. Tapi sayangnya itu belum ada saat ini," ujarnya.Jimly juga menyarankan agar KY menjalankan tugas dengan baik membangun kewibawaan dan citra hakim dan dunia kehakiman menjadi lembaga terpercaya maka perlu membentuk sebuah tim asistensi."Sehingga jika pengawasan Komisi Yudisial berhasil maka hakim bisa menjadi bersih dan membawa serta yang lainnya seperti jaksa pengacara dan lain-lain," imbau Jimly.Asuransi Kesehatan HakimDalam kesempatan itu, Jimly juga mengungkapkan, sekitar 6.000 hakim yang tersebar di Indonesia belum mengantongi asuransi kesehatan. "Ini harus diperhatikan oleh teman-teman MA," tegas Jimly.Jimly menyayangkan hanya politisi yang mendapat asuransi kesehatan tersebut. Padahal banyak rakyat kecil yang belum memiliki fasilitas itu. "Hakim kan termasuk rakyat kecil," kilahnya. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads