Akbar Yakinkan SBY Reshuffle akan Pulihkan Persepsi Pasar
Kamis, 01 Sep 2005 15:31 WIB
Jakarta - Jika desakan tak mempan, Akbar Tandjung punya gaya lain. Dia mencoba meyakinkan Presiden SBY bahwa reshuffle tim ekonomi dalam kabinetnya akan memulihkan persepsi pasar. Jadi jangan ragu-ragu lagi."Para pelaku ekonomi kelihatannya tidak percaya kepada mereka-mereka yang berada di dalam tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu," ungkap Akbar.Hal ini disampaikan mantan Ketua DPR ini usai acara deklarasi Gerakan Nusantara Bangkit Bersatu di Jl Taman Taman Amir Hamzah Nomor 8, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2005)."Jadi sebaiknya Presiden mengembalikan kepercayaan dengan cara mengubah kabinet," ujar Akbar dengan gaya kalemnya.Dia pun mengajak SBY menganalisa sejauhmana pelaku ekonomi percaya terhadap langkah-langkah kebijakan yang disampaikan SBY pada pidato Rabu malam lalu."Apa bisa efektif? Karena itu Presiden harus mengubah susunan tim ekonomi untuk mengubah persepsi para pelaku ekonomi dan menimbulkan kepercayaan persepsi pasar," anjur Akbar.Menurutnya, tim ekonomi SBY harus kuat dan solid, serta memiliki koordinasi dan persepsi yang sama."Evaluasi itu tidak perlu menunggu sampai bulan Oktober. Bulan September ini pun harus segera dievaluasi," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.Apalagi, lanjut Akbar, SBY juga pernah mengatakan, bila ada menteri yang kerjanya tidak memuaskan, maka harus segera diganti."Bila menterinya tidak memperlihatkan prestasi, maka seharusnya Presiden tidak perlu ragu-ragu untuk reshuffle. Siapa saja yang diubah, Presiden lebih tahu," tandas Akbar.
(sss/)











































