DetikNews
Senin 10 Desember 2018, 14:58 WIB

Prabowo-Sandi Mengusik 'Kandang Banteng'

Elza Astari Retaduari - detikNews
Prabowo-Sandi Mengusik Kandang Banteng Foto: Ilustrasi Kandang Banteng PDIP di Jawa Tengah. (Grandyos Zafna/detikcom).
Jakarta - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana memindahkan markas pemenangan di Jawa Tengah. Aksi pasangan nomor urut 02 tersebut seolah mengusik 'kandang banteng' yang selama ini identik berada di Jateng.

Strategi Prabowo-Sandi membidik Jateng diketahui dari pernyataan Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said. "Prabowo Sandi menyadari, Jateng adalah medan yang menantang, dan pengalaman pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus. Sudah dipertimbangkan kemungkinan pak Sandi akan pindahkan pos pemenangan di Jateng," ungkap Sudirman Said saat dihubungi Minggu (9/12/2018) pagi.

Jateng selama ini dikenal sebagai basis PDIP alias kandang banteng. Sejak reformasi, Jateng selalu dipimpin oleh gubernur yang berasal dari PDIP. Sejak 1998 hingga 2019 ini, gubernur Jateng merupakan kader partai banteng moncong putih itu.


Dari sisi kursi di DPRD Jateng, PDIP memiliki 31 kursi yang membuatnya bisa mengusung pasangan calon sendiri saat Pilgub. Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, PDIP memiliki 17 orang kepala daerah yang merupakan kadernya. Sisanya dari partai lain.

Semua fakta itu tak membuat Sandiaga gentar. Sandiaga meyakini bisa mengambil alih kandang banteng. "Karena di sana (Jawa Tengah) lokasi luas dan animo masyarakatnya banyak," kata Sandiaga, meyakini banyak pemilih Prabowo-Sandi di Jateng.

Dengan pemindahan posko di Jateng, Sandiaga juga akan total berkampanye di Jawa Tengah. Mantan Wakil Gubernur DKI tersebut tercatat sudah berkampanye di 818 titik terhitung sejak 23 September 2018. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, menyatakan kampanye Prabowo-Sandiaga akan diintensifkan di Jateng untuk mencari keunggulan suara.

"Rencana posko Jateng akan diperkuat ditambah posko-posko di seluruh Jateng sampai tingkat RW dan RT akan terus dibentuk," kata sebut Andre.

Lalu apakah manuver Prabowo-Sandiaga di 'kandang banteng' mengusik PDIP? Ambisi Prabowo-Sandiaga ini berbuah senyuman Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto.


"Sound to good bagi sang commander tapi tidak dalam fakta lapangan," ungkap Bambang saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/12/2018).

Bagi Bambang tak mudah bagi Prabowo-Sandiaga mewujudkan mimpinya menang di Jateng. Terlepas dari hitung-hitungan suara, menurut Bambang, Jateng disebut menjadi kandang banteng justru dari kesolidan para pendukung PDIP yang lain dibanding dengan wilayah lain. Kesetiaan mayoritas warga Jateng kepada PDIP hingga saat ini tidak diragukan.

"Saya kira lebih karena semangat tempurnya dan solidnya organisasi. Karena faktanya perolehan suara PDI Perjuangan Jateng hanya sekitar 30% untuk piLeg 2014," ucap Bambang yang juga Ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin wilayah Jateng itu.

Apakah Sandiaga bakal sukses merebut suara di kandang banteng? kita tunggu saja 17 April 2019 nanti.


Saksikan juga video 'Fadli Zon: Prabowo Jelas Rekam Jejaknya, Jokowi Baru Kemarin':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed