Kwik Tanya SBY: How to Achieve?
Kamis, 01 Sep 2005 14:47 WIB
Jakarta - Normatif. Begitu kesan Kwik Kian Gie atas paket kebijakan ekonomi Presiden SBY yang dipaparkan dalam kondisi rupiah bergejolak. Yang jadi pertanyaan sebenarnya: "Bagaimana cara mencapainya?" Itulah yang belum persis terjawab."Tidak ada hal yang baru untuk menstimulus kepercayaan publik. Itu hal yang normatif," komentar mantan Kepala Bappenas ini saat ditanya tanggapannya atas paket kebijakan ekonomi SBY.Menurut Kwik, paket kebijakan ekonomi yang disampaikan SBY Rabu malam harusnya ditambah dengan bagaimana cara untuk mencapainya."How to achieve," cetus Kwik yang ditemui wartawan usai bertemu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki di Gedung KPK, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (1/9/2005)."Ketika pasar bergejolak, presiden berjanji akan mengumumkan. Tetapi setelah diumumkan, kok hasilnya begitu, jadi banyak yang kecewa," tandasnya sambil bergegas pergi.Bukan Asal NangkepMengenai pertemuannya dengan Ruki, Kwik mengaku membicarakan permasalahan birokrasi yang perlu direformasi secara benar."Kata Ruki, yang penting bukan nangkep-nangkep orang, tetapi reformasi birokrasi harus menciptakan suatu lingkungan bagaimana pemberantasan korupsi punya sifat preventif," ungkap Kwik.
(aan/)











































