DetikNews
Senin 10 Desember 2018, 07:26 WIB

Tepis Toleransi di Jakarta Rendah, Gerindra Singgung Aksi 212

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Tepis Toleransi di Jakarta Rendah, Gerindra Singgung Aksi 212 Foto: Dok. Pribadi Fajar Sidik
Jakarta - Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta tak setuju dengan indeks Kota Toleran 2018 yang dikeluarkan Setara Institute. Gerindra menyebut aksi atau reuni 212 sebagai contoh praktek toleransi di Jakarta.

"Bukti toleransi di 212. Peserta bukan hanya umat muslim tapi umat lainnya ikut bergabung," kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Fajar Sidik, saat dihubungi, Minggu (9/12/2018) malam.



Selain itu, Fajar juga mencontohkan teleransi yang berkaitan dengan kesetaraan gender di Jakarta. Dia menyebut beberapa instansi pemerintahan di Jakarta dipimpin oleh perempuan.

"Untuk kesetaraan gender Jakarta lebih baik karena banyak perusahaan termasuk beberapa SKPD, camat atau Lurah diduduki oleh wanita," ujarnya.

Menurut Fajar, cara menilai tingkat toleransi di Jakarta tak bisa disamakan dengan kota lain. Alasannya, masyarakat Jakarta lebih beragam dibanding kota lain di Indonesia.


"Jakarta adalah jumlah masyarakatnya yang terbanyak di antara daerah yang ada, jadi surveynya pun berbeda. Dihitung dari persentase jumlah masyarakatnya, tidak bisa mereka ambil dari contoh 50 orang per daerah, Jakarta pun sama. Dan mereka harus wawancara berbagai suku atau agama sehingga dapat mewakili dan dapat diambil kesimpulan," ucapnya.

Sebelumnya Setara Institute mengeluarkan indeks Kota Toleran 2018. Hasilnya, Kota Singkawang di Kalimantan Barat jadi kota paling toleran. Setara menyusun peringkat kota paling toleran berdasarkan praktik-praktik toleransi di kota-kota di Indonesia. Ada 94 kota yang tingkat toleransinya diperiksa.

Beberapa poin yang diamati ialah kebebasan beragama/berkeyakinan, kesetaraan gender, serta inklusi sosial dijamin dan dilindungi UU. Selain itu, pernyataan dan tindakan aparatur pemerintah kota terkait toleransi juga diperhatikan.

Berikut ini indeks kota toleran versi Setara Institute:
1. Singkawang, 6.513
2. Kota Salatiga, 6.447
3. Pematang Siantar, 6.280
4. Kota Manado, 6.030
5. Ambon, 5.960
6. Kota Bekasi, 5.890
7. Kota Kupang, 5.857
8. Kota Tomohon, 5.833
9. Binjai Sumatera Utara, 5.830
10 Kota Surabaya, 5.823

Sementara itu, Jakarta ada di posisi ketiga dari urutan paling bawah. Jakarta ada di atas Banda Aceh dan Tanjung Balai.

Berikut ini 10 kota dengan skor toleransi terendah
85. Sabang, 3.757
86. Medan, 3.710
87. Makassar, 3.637
88. Bogor, 3.533
89. Depok, 2.490
90. Padang, 3.450
91. Cilegon, 3.420
92. Jakarta, 2.880
93. Banda Aceh, 2.830
94. Tanjung Balai, 2.817


Saksikan juga video 'Toleransi di Jakarta Rendah, Mendagri: Sedih Sekali':

[Gambas:Video 20detik]


(abw/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed