Mahasiswi Pun Ikutan, Tawuran di Unhas Kembali Pecah
Kamis, 01 Sep 2005 14:11 WIB
Makassar - Tawuran antarmahasiswa di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pecah lagi. Kali ini jumlah mahasiswa yang terlibat perang batu bertambah banyak. Bahkan tawuran yang telah memasuki hari kedua ini tak hanya didominasi para mahasiswa saja, para mahasiswi pun terlibat aktif menyuplai batu untuk dilempar.Seribuan mahasiswa terlibat saling lempar. Tak hanya Fakultas Teknik dan Fisip saja yang terlibat bentrok, namun sudah melibatkan mahasiswa lain. Beberapa mahasiswa dari fakultas noneksak , seperti ekonomi, hukum dan sastra bergabung dengan Fisip. Hingga pukul 14.30 Wita tawuran masih berlangsung dengan sengit. Saling lempar batu dan benda-benda keras lainnya terus terjadi. Akibatnya beberapa kaca ruang kuliah pecah.Kejadian saling lempar batu ini dimulai pukul 14.00 Wita di lapangan yang terletak sebelah Gedung Baruga, Jalan Andi Vetarani, Kamis (1/9/2005).Tiba-tiba saja, tanpa ada ba-bi-bu, ratusan mahasiswa langsung terlibat bentrok di lokasi yang terletak di "zona tempur", yakni wilayah yang selama ini menjadi ajang bentrokan. Lokasi terletak di antara Fakultas Teknik dan Fisipol.Sebagian mahasiswi ikut juga mengumpulkan batu. Mereka berada di barisan belakang para mahasiswa yang 'bertugas' mencari dan mengumpulkan batu. "Alat perang" itu kemudian disuplai ke para mahasiswa untuk dilemparkan ke pihak lawan.Selain beberapa kaca bangunan pecah, dua orang mengalami kepala bocor akibat sambitan batu. Keduanya merupakan mahasiswa Fisip. Salah satunya bernama Datuk. Sialnya, dia malah terkena sambitan batu temannya sendiri yang berada di belakangnya.Bentrok antara mahasiswa Unhas ini merupakan kelanjutan dari bentrokan antara Fakultas Teknik dan Fisip yang terjadi Rabu kemarin. Bentrokan ini dipicu adanya pembakaran ruangan BEM Fisip Unhas.
(jon/)











































