Aset Edy Tansil & Hendra Rahardja yang Disita Baru Rp 40 M
Kamis, 01 Sep 2005 13:37 WIB
Jakarta -
Upaya Kejagung menghimpun aset milik Edy Tansil membuahkan hasil. Hingga kini aset tanah yang disita baru mencapai Rp 10 miliar. Jumlah yang sangat kecil jika dibandingkan kerugian negara yang diakibatkan ulahnya.Setali dengan adiknya, Kejagung juga baru berhasil menyita aset tanah milik mendiang Hendra Rahardja yang nilainya Rp 30 miliar. Tanah milik Edy Tansil yang disita berada di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Di kecamatan ini tanah Edy ada di 16 lokasi berbeda. Sedangkan aset tanah di Kecamatan Cengkareng yang disita mencapai 2.035 meter persegi, ditambah tiga hektar di tempat lainnya hingga mencapai 80.148,8 meter persegi. Aset ini masih ditambah tanah milik Edy di daerah Cianjur, Jawa Barat, yang mencapai 23 hektar.Sedangkan tanah milik kakak kandungnya, Hendra Rahardja, kata Jampidsus Hendarman Supandji dalam raker dengan Komisi III di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (1/9/2005), yang kini disita Kejagung mencapai 5.770.452 meter persegi. Seluruh tanah ini ada di Kecamatan Tenjo, Bogor."Kalau dihitung dengan harga Rp 5.000/meter persegi, kurang lebih menghasilkan Rp 30 miliar," kata Hendarman.Berburu ke Luar NegeriDi tempat yang sama Ketua Tim Pemburu Koruptor (TPK) yang juga Wakil Kejagung Basrief Arief mengungkapkan, Kejagung masih akan terus menindaklanjuti aset milik Hendra yang ada di Hong Kong. Aset itu senilai 9,3 juta dolar AS. "Minggu depan akan ada rapat untuk persiapan keberangkatan tim ke Hong Kong dan Swiss. Sedangkan untuk ke AS kemungkinan akan mengundang mereka ke mari," katanya.Dengan pemerintah Swiss, Kejagung kini sedang mengajukan permintaan formal berkaitan dengan kasus Bank Global karena ada aset yang disimpan di sana sebesar Rp 500 miliar. Sedangkan di AS, TPK masih melakukan negosiasi untuk kasus BNI karena ada aset yang dilarikan senilai 12 juta dolar AS. "Kita masih melakukan pendekatan untuk kemungkinan melakukan penarikan," kata Basrief.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































