DetikNews
Jumat 07 Desember 2018, 16:42 WIB

Laporan Dari Krakow

Saat Menteri LHK Terpukau Tambang Garam Warisan Dunia di Polandia

Novi Christiastuti - detikNews
Saat Menteri LHK Terpukau Tambang Garam Warisan Dunia di Polandia Siti Nurbaya saat melihat-lihat tambang garam di Polandia. Foto: dok. KLHK
Krakow - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya terpukau saat mengunjungi tambang garam Wielickzka di pinggiran Krakow, Polandia. Tercetus gagasan untuk menjadikan lokasi tambang emas Antam di Pongkor, Bogor dan Freeport di Papua sebagai tujuan wisata pengetahuan bagi publik.

Menteri Siti menyempatkan diri mengunjungi tambang garam Wielickzka pada Rabu (5/12) pekan ini, di sela-sela pelaksanaan Konferensi Perubahan Iklim PBB atau COP24 di Katowice, Polandia. Tambang garam Wielickzka bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Katowice.



Tambang garam Wielickzka yang berusia 700 tahun ini dicatatkan sebagai UNESCO World Cultural and Natural Heritage sejak tahun 1978 silam. Beroperasi sejak abad ke-13, aktivitas penambangan di Wielickzka yang merupakan salah satu tambang garam terbesar di dunia ini dihentikan tahun 1996, namun produksi garamnya baru berhenti tahun 2007 lalu.

Setelah ditutup, tambang garam ini difungsikan sebagai museum dan kawasan wisata yang bisa dikunjungi publik. Setiap tahunnya, tercatat lebih dari 1 juta orang mengunjungi tambang garam Wielickzka ini.

"Kalau dilihat tahun 1978 ditetapkan bersama delapan World Heritage yang lain. Dia udah mikir ini harus diabadikan, dibuat museum dan lain-lain. Jadi sambil penambangan jalan, museumnya dia jalankan," tutur Menteri Siti kepada wartawan usai mengunjungi tambang garam Wielickzka.



Konsep untuk menjadikan tambang garam Wieliczka ini sebagai museum telah dicetuskan sejak aktivitas penambangan masih berlangsung. Yang dipamerkan dalam museum tambang garam Wielickzka cukup beragam, seperti alunan musik saat proses penambangan, teknik penambangan, bentang alam, kehidupan di dalam tambang garam hingga mesin-mesin dan lori yang digunakan saat penambangan.

Saat Menteri LHK Terpukau Tambang Garam Warisan Dunia di PolandiaFoto: dok. KLHK


Menteri Siti menilai Indonesia sudah saatnya memiliki museum serupa. Dia mencetuskan area tambang emas di Pongkor, Bogor dan Freeport di Papua.

"Kalau di Pongkor, bukan bawah tanah, ada gua. Ada terowongan juga ada air bawah tanah juga. Jadi sebenarnya punya kita lebih menarik yang di Bogor ini. Saya pikir ada sesuatu yang bisa kita tiru dari sini," cetus Menteri Siti.

"Saya kira kita punya banyak yang menarik di Indonesia. Bogor, Aneka Tambang Pongkor, kita masuk ke dalam, 500 meter ke dalam pakai lori. Kita di antara perjalanan lihat sungai di bawah tanah. Menarik juga. Tinggal dijadikan apa displaynya," imbuhnya.

Perjuangan susah payah di Aneka Tambang Pongkor, sebut Menteri Siti, bisa direpresentasikan dalam gambar agar publik bisa memahaminya.

Selain tambang emas di Pongkor, Menteri Siti juga mencetuskan Freeport untuk juga dibangun wisata pengetahuan. "Banyak sekali dinamika bersama Freeport. Jatuh bangun. Kunjungan di sini saya ingat betapa susah payah kita membereskan Freeport," ucapnya.

"Ada rasa sedih, susah, marah, jengkel, berantem. Itu display kalau dibikin bagus banget," imbuh Menteri Siti.

Ditambahkan Menteri Siti bahwa gagasan ini masih sangat awal dan belum ada pembicaraan resmi yang dilakukan antar pihak-pihak terkait.
(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed