DetikNews
Jumat 07 Desember 2018, 16:03 WIB

Jokowi: Kalau Hitungan Politisi, Pembangunan Hanya di Jawa

Andhika Prasetia - detikNews
Jokowi: Kalau Hitungan Politisi, Pembangunan Hanya di Jawa Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya melakukan pemerataan pembangunan di semua wilayah Indonesia. Jokowi tak ingin pembangunan terpusat di Jawa.

"Kalau saya mau hitungan politisi, bangun saja Jawa, karena 60 persen penduduk Indonesia ada di Jawa, secara politik suara itu ada di Jawa, dapat saya kalau bangun Jawa terus. Iya nggak?" kata Jokowi saat menerima peserta konferensi mahasiswa nasional di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018).



Jokowi menyebut bisa saja terpilih kembali jadi presiden jika fokus dalam pembangunan di Jawa. Sebab, penduduk Pulau Jawa mencakup mayoritas penduduk di Indonesia.

"Return politiknya ada, return ekonominya juga ada, cepet. Jawa ini sudah hampir siap, tinggal sentuh dikit-dikit, jalan tolnya rampungkan, airport-nya dibenahi, pembangkit listriknya tambah kalau kurang, dikit-dikit saja," ujar Jokowi.



Namun Jokowi lebih memilih melakukan pemerataan pembangunan. Ia mengacu pada sila lima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya berani mengambil risiko itu, ya kembali lagi kalau mau return politiknya cepat, ekonominya cepat, bangun di sini, 60 persen penduduk di Jawa. Berapa juta penduduk itu? Hampir 150-an juta ada di Jawa. Tapi kita harus berpikir persatuan Indonesia, harus berpikir namanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.
(dkp/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed