Sutarto: TNI Siap Gebuk GAM Jika Mengkhianati MoU
Kamis, 01 Sep 2005 01:03 WIB
Jakarta -
Pasukan TNI tidak akan tinggal diam jika Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak mematuhi isi MoU RI-GAM. TNI akan menggebuk anggota GAM yang mengkhianati MoU, itu janji Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto."MoU hanya sarana awal untuk Aceh yang damai dalam koridor NKRI dan UUD 45. Kalau ternyata dalam perjalanan implementasinya (GAM) tidak menunjukkan hal itu, ya kita gebuk. Lagi susah amat," tegas Tarto.Penegasan ini disampaikan Tarto saat menjawab pertanyaan anggotra Komisi I DPR RI Effendi Simbolon mengenai sikap TNI. dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dan Pemerintah di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2005). Sikap tegas TNI ini, menurut Tarto, karena kewajiban TNI menjaga keutuhan NKRI. "Itu kan kewajiban. Siap gak siap ya kewajiban," jelas Tarto.Tarto berharap GAM harus segera menyerahkan 840 pucuk senjata sesuai dengan MoU terhitung mulai 15 September mendatang. Jika masih ada senjata yang dimiliki mantan anggota GAM, maka hal itu merupakan perbuatan kriminal. "Pasti kita akan diambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," tegas Tarto.Setuju, pak!
(gtp/)










































