DPR Desak SBY Keluarkan Langkah Tegas Soal Ekonomi

DPR Desak SBY Keluarkan Langkah Tegas Soal Ekonomi

- detikNews
Rabu, 31 Agu 2005 18:18 WIB
Jakarta - Anjloknya nilai tukar rupiah dan membumbungnya harga minyak mentah dunia membuat resah pimpinan DPR. Untuk mencegah semakin buruknya kondisi ekonomi, Presiden SBY diminta mengambil langkah tegas.Rekomendasi itu disampaikan Ketua DPR Agung Laksono usai rapat dengan pimpinan DPR dan seluruh pimpinan fraksi di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (31/8/2005).Pemerintah diminta menindaklanjuti pertemuan dengan komisi terkait, yakni Komisi VII, Komisi IX, dan Panitia Anggaran DPR RI."Yang penting yang kaitannya dengan APBN harus dibicarakan dengan dewan. Jadi dalam rapat ini tidak mengambil keputusan yang substansif, tapi semua tindak lanjut diserahkan ke komisi, " ungkap Agung.Anggota Panitia Anggaran Dradjad Wibowo menambahkan, menurunnya rupiah disebabkan anjloknya kepercayaan pasar dan cermin bobroknya makro ekonomi. Untuk itu, pemerintah harus meningkatkan koordinasi dengan BI guna mempersempit gerak spekulan dan mengurangi likuiditas yang ada di pasar.Pemerintah juga harus bisa mengambil kebijakan mengenai energi dan APBN yang berkesinambungan. "Yang jelas jangan sampai mengambil kebijakan yang kontraproduktif terhadap sektor riil," katanya.Mengenai reshuffle kabinet, Agung mengaku, tidak dibahas dalam rapat. Rapat hanya menyinggung langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah."Kalau reshuffle terserah presiden. Yang jelas, kami juga turut melakukan penghematan, seperti menunda beberapa kunjungan ke luar negeri, termasuk tidak memenuhi undangan PBB ke AS pada 5 September nanti," ungkap Agung. (umi/)


Berita Terkait