2 Perampok Spesialis Truk Lintas Provinsi Tewas Didor

2 Perampok Spesialis Truk Lintas Provinsi Tewas Didor

- detikNews
Rabu, 31 Agu 2005 16:12 WIB
Pekanbaru - Komplotan spesialis perampok truk di kawasan jalan lintas timur Riau-Sumut berhasil ditangkap jajaran Polres Bengkalis-Riau. Dari tiga perampok bersenjata api lintas provinsi ini, dua di antaranya tewas setelah dihadihi timas panas. Dor!Kasat Reskrim Polres Bengkalis-Riau Kompol Arie Darmanto mengungkapkan hal itu pada detikcom, Rabu (31/08/2005). Menurutnya, selama ini kawasan jalan lintas timur yang menghubungkan Pekanbaru ke Medan merupakan daerah rawan perampokan spesialis mobil jenis truk tronton. Dalam aksinya, perampok ini selalu menggunakan senjata api dan tidak sungkan untuk menghabisi nyawa sopir bila melakukan perlawanan."Dari komplotan itu kita berhasil membekuk 3 orang. Dua di antaranya terpaksa kita tembak karena melawan petugas. Sedangkan satu anggota kita juga mengalami luka tembak," kata Arie Darmanto.Arie menjelaskan, penembakan ini terjadi pada Selasa (30/8/2004) sekitar pukul 23.00 WIB di Kota Duri, terpaut 150 km arah utara Pekanbaru. Komplotan ini sendiri awalnya diciduk pihak Polres Bengkalis di Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, akhir pekan lalu. Ketiganya adalah Budi Dalimunthe, Pinta Pasaribu dan Sahat Panggabean."Kawanan sebelum melarikan diri ke Sibolga, mereka sempat merampok satu mobil jenis tronton sarat ikan yang akan dibawa ke Riau. Kita juga masih memburu beberapa orang yang selama ini sudah menjadi target operasi kita," kata Arie.Arie menjelaskan, tiga orang perampok ini, diboyong dari Sibolga menuju Riau. Mereka diiterograsi untuk menunjukkan di mana letak senjata api yang selama ini mereka pergunakan. Akhirnya mereka mengaku tiga pucuk pistol rakitan ditanam di sebelah rumah rekannya di Duri."Saat mereka membongkatr simpanan senjata itu tiba-tiba perampok ini justru menodongkan pistol pada anggota kita. Malam itu sempat terjadi tembak menembak antara polisi dan perampok. Akhirnya dua perampok, Pinta Pasaribu dan Sahat Penggabean tewas setelah kita tembak dan satu anggota kita luka-luka," papar Arie.Menurut Arie, perampok di kawasan lintas timur ini dipimpin oleh Sahat Panggaeban yang kini telah tewas. Diduga Sahat Panggabean mantan anggota TNI yang sudah dipecat karena terlibat kasus perampokan."Dari pengakuan mereka sebelum kita tembak, senjata api itu mereka dapatkan dari temannya bernama Gembira Hasibuan. Sampai saat ini kita masih terus melakukan pelacakan terhadap kelompok perampok ini," kata Arie.Barang bukti yang disita pihak aparat antara lain 3 pucuk senjata rakitan jenis pistol standar polisi. Polisi juga menyita satu unit mobil Kijang yang selama ini dipergunakan untuk merampok."Mereka ini memiliki jaringan perampok di Sumbar, Sumut sampai ke Sumsel. Tim kita saat ini tengah memburu mereka ke Sumbar, Sumut dan Sumsel. Kita akan berkerja sama dengan pihak kepolisian setempat," kata Arie. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads