ADVERTISEMENT

Dipanggil KPK Terkait Meikarta, Wakil Ketua DPRD Bekasi Minta Jadwal Ulang

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 03 Des 2018 18:35 WIB
Foto: Gedung baru KPK (detikcom)
Jakarta - KPK hari ini memanggil Wakil Ketua DPRD Bekasi, Jejen Sayuti, terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta. Namun Jenen tidak memenuhi panggilan tersebut.

"Jejen Sayuti (Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi) meminta penjadwalan ulang pada hari Rabu 5 Desember 2018," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Febri mengatakan, Jejen sudah menghubungi KPK dan beralasan tak hadir karena baru menerima surat panggilan.

"Tadi menghubungi KPK dan meminta penjadwalan ulang. saksi menyampaikan baru menerima surat," kata dia.



Selain Jejen, Ida Dasuki (Staf Dinas PMPTSP) juga tak hadir sebagai saksi. Ida sebelumnya sudah diperiksa pada 30 November lalu.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 9 orang tersangka, yaitu Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, kemudian, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryadi, Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Para tersangka dari jajaran Pemkab Bekasi diduga menerima Rp 7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta. Duit itu disebut sebagai bagian dari fee fase pertama yang bernilai total Rp 13 miliar.


Saksikan juga video 'Bos Lippo Group James Riady Diperiksa KPK':

[Gambas:Video 20detik]

(abw/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT