Tawuran Mahasiswa di Unhas, Seorang Polisi Kepalanya Bocor
Rabu, 31 Agu 2005 14:37 WIB
Makassar - Mahasiswa tawuran dengan mahasiswa. Siapa korbannya? Di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, korban tawuran mahasiswa justru seorang polisi. Bripda Awal, polisi itu, harus rela kepalanya bocor gara-gara melerai tawuran Unhas.Bripda Awal, hingga pukul 15.00 Wita, Rabu (31/8/2005) dirawat di Ruang Gawat Darurat Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Awal luka di kepala bagian belakang."Saat saya ingin melerai mahasiswa FISIP tahu-tahunya kena lempar dari belakang yang dilakukan mahasiswa Fakultas Teknik," kata Bripda Awal.Selain Bripda Awal, tawuran juga memakan korban seorang pegawai di FISIP Unhas, Muhammad Nur. Beda dengan Awal, Nur menderita luka di kepala bagian depan.Sebelumnya diberitakan kedua korban luka akibat tawuran ini adalah mahasiswa. Namun setelah dilakukan pengecekan ke rumah sakit, kedua korban ternyata bukanlah pihak yang bertawuran, melainkan seorang polisi dan pegawai FISIP Unhas tersebut.Tawuran ini juga nyaris menyebabkan seorang kamerawan televisi (TV) luka-luka. Kamerawan itu nyaris ditikam mahasiswa yang memaksa meminta keset rekaman tawuran. Untung polisi segera menghalau puluhan mahasiswa yang mengeroyok sang kamerawan.Kini pukul 15.30 Wita, tawuran sudah reda. Masing-masing mahasiswa dari kedua fakultas yang bertikai, FISIP dan Fakultas Teknik telah kembali ke ruangan kuliah masing-masing. Namun untuk mengantisipasi keadaan, Polres Makassar Timur menempatkan 30 personelnya. Selain itu mereka juga menyebar 12 intelijen untuk memantau perkembangan.
(iy/)











































