Kehidupan Memburuk Bagi Mayoritas Warga Filipina

Kehidupan Memburuk Bagi Mayoritas Warga Filipina

- detikNews
Rabu, 31 Agu 2005 14:20 WIB
Jakarta - Bagi sebagian besar warga Filipina, kehidupan mereka dari hari ke hari bukannya membaik, tapi justru memburuk. Kondisi buruk tersebut dirasakan dalam setahun ini. Penyebab utamanya, krisis politik di Filipina dan meningkatnya harga minyak.Setidaknya demikian menurut hasil sebuah survei terbaru yang dirilis Rabu (31/8/2005) dan dilansir kantor berita AFP. Sekitar 67 persen warga Filipina menganggap bahwa hidup mereka telah memburuk dalam 12 bulan terakhir.Bahkan sebanyak 49 persen menduga bahwa hidup mereka akan kian memburuk pada tahun 2006 akan datang. Sebanyak 1.200 orang dewasa di Filipina diikutsertakan dalam polling ini. Survei independen ini dilakukan oleh kelompok riset Pulse Asia pada 2-14 Juli lalu. Sekitar 80 persen responden juga yakin bahwa kondisi negara telah memburuk dalam 12 bulan terakhir ini. Bahkan sebanyak 65 persen responden beranggapan bahwa kondisi itu akan terus memburuk.Hasil polling, 11 persen responden setuju dengan pernyataan "negara ini tidak ada harapan lagi." Hanya 12 persen yang mengatakan bahwa kualitas hidup mereka telah meningkat dalam 12 bulan terakhir. Bahkan akan semakin membaik pada tahun depan, begitu keyakinan sekitar 19 persen responden.Sayangnya dalam polling ini tidak ditanyakan mengenai alasan untuk setiap anggapan para responden. Terlihat juga bahwa sekitar 38 persen menyalahkan pemerintah karena tidak berbuat semampunya untuk mengendalikan peningkatan harga minyak. Namun sebanyak 45 persen responden maklum bahwa hal itu di luar kemampuan pemerintah.Survei paling gres ini diadakan di tengah memanasnya krisis politik akibat dugaan kecurangan yang dilakukan Presiden Gloria Arroyo dalam pemilu tahun 2004 lalu. Atas kasus ini, banyak pihak yang menginginkan Arroyo mundur. (ita/)


Berita Terkait