219 Tahanan GAM di Jateng Mudik ke Aceh
Rabu, 31 Agu 2005 09:59 WIB
Semarang - Sebagaimana di daerah lain, pembebasan tahanan GAM juga dilakukan di Jateng. Hari ini, Rabu (31/8/2005), sebanyak 219 tahanan GAM yang ditempatkandi Jateng sejak Januari 2004 itu diberangkatkan ke Jakarta untuk selanjutnyamenuju Aceh.Pemulangan tahanan GAM ini dilakukan secara bergelombang dari Bandara AhmadYani Semarang dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Pada kloter pertama, sebanyak 90 anggota GAM itu diberangkatkan dari Bandara ahmad Yani dengan pesawat Garuda pada pukul 06.20 WIB. Ke-90 tahanan itu berasal dari LP Pati, Ambarawa, Pekalongan, dan Kendal.Pada kloter kedua, sebanyak 19 tahanan GAM yang sebelumnya berada di LP Kedung Pane Semarang akan diberangkatkan melalui bandara yang sama pada pukul 10.30 WIB. Sedangkan, 110 tahanan yang tersebar di Sragen, Magelang, dan Nusakambangan Cilacap, akan diberangkatkan dari Bandara Adi Sucipto.Dalam proses pemulangan di Bandara Ahmad Yani Semarang, para tahanan tampak tidak dikawal secara khusus. Mereka berbaur dengan para calon penumpang lain. Tampak sejumlah pejabat Depkum dan HAM Jateng di sekitar mereka. Selama menunggu pesawat, beberapa di antara mereka dengan bebasnya membeli rokok dan lain-lain.Kepala Kanwil Depkum dan Hak Azasi Manusia Jawa Tengah Ngusman yang ikut mengantarkan para tahanan menyatakan, pemulangan mereka sesuai dengan kesepakatan pemerintah dengan GAM beberapa waktu lalu. Setelah surat ammestikeluar, pihaknya langsung melepas tahanan GAM."Begitu surat itu kami terima tadi malam, mereka ini langsung kami bebaskan. Pengaturan pemberangkatan ke Aceh sudah kami siapkan sejak beberapa waktu sebelumnya. Mereka akan transit dulu di Jakarta, termasuk yang berangkat dari Yogya, baru berangkat ke Aceh," demikian Ngusman.
(nrl/)











































