74 Eks GAM Bebas Dari Lapas Sukamiskin Bandung
Rabu, 31 Agu 2005 03:40 WIB
Bandung - Bahagia! Itulah yang tercermin dari wajah 74 tahanan GAM yang berada di Lapas Sukamiskin Bandung. Rencananya hari ini Rabu (31/8/2005) mereka akan segera menghirup udara bebas. Bahkan dua kendaraan bus sudah disiapkan Kanwil Hukum dan HAM Jawa Barat untuk mengantarkan mereka ke bandar udara. Saat ini seluruh tahanan GAM tersebut tengah menjalani proses pengurusan administrasi berupa surat keterangan bebas di Lapas Sukamiskin Bandung.Tampak dari barisan tersebut adalah 4 juru runding GAM diantaranya Teuku Kamaruzzaman, Tengku Muhammad Usman Lampoh Awe, Amni Bin Ahmad Marzuki dan Tengku Nasiruddin Bin Ahmad. Wajah mereka tampak bahagia. Mereka pun kini tidak terlihat lagi mengenakan seragam tahanan berwarna biru. Bahkan mereka terlihat santai dan bersahaja. "Pertama kali yang akan saya kunjungi adalah keluarga saya," kata seorang juru runding GAM Tengku Muhammad Usman Lampoh Awe di dalam Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung, Selasa (30/8/2005). Saat ini menurut Usman yang paling penting adalah membangun Aceh dari kehancuran. Itu yang paling menarik. Dan apa yang sudah disepakati itu diharapkan bisa setia menjalaninya. "Sebagai manusia saya senang. Saya akan mnyelesaikan tugas yang masih menunggu di Aceh untuk membangun Aceh kembali seperti 30 tahun yang lalu," ungkapnya. Namun Usman mengaku setelah tiba di Aceh nanti dirinya belum memikirkan apa yang pertama kali akan dilakukan. Dirinya mengaku akan melihat terlebih dahulu kondisi di Aceh saat ini. "Kami dengan masyarakat Aceh tidak pernah pisah. Kami menyatu. Kita ini orang masyarakat. Tinggal masalah keamanannya,katanya di lapangan saya masih mendengar ada culik menculik," paparnya. Rencananya rombongan akan didampingi dari Kanwil Hukum dan HAM Jawa Barat.
(ahm/)











































