Lambatnya Pembangunan Prasarana Daerah Tertinggal, Ini Persoalannya

Akfa Nasrulhak - detikNews
Kamis, 29 Nov 2018 20:38 WIB
Foto: Dok Kemendes
Jakarta - Direktur Jenderal Pembangunan Daerah tertinggal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Dirjen PDT Kemendes PDTT) Samsul Widodo menegaskan perlunya percepatan pembangunan sarana dan prasarana daerah tertinggal. Ia pun menyinggung soal isu ketidaksiapan dokumen usulan dari daerah yang memperlambat proses verifikasi dan lelang.

Saat berbicara dalam Rapat Koordinasi-Evaluasi Peningkatan Sarana dan Prasarana di Daerah Tertinggal, di Surabaya, Rabu (28/11/2018) itu, Samsul berharap pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana bisa dilaksanakan di awal tahun sehingga pekerjaan mempunyai space waktu yang memadai.


"Sejak awal, kami berharap untuk tahun 2019 kegiatan bisa dilakukan Pra Dipa atau paling tidak bisa lelang diawal tahun sehingga pada awal tahun sudah mulai pelaksanaan kegiatan pembangunan atau peningkatan sarana dan prasarana di daerah tertinggal," ucap Samsul dalam keterangan tertulis, Kamis (29/11/2018).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Peningkatan Sarana dan Prasarana Ditjen PDT itu, Samsul menyayangkan bahwa setiap tahunnya, kita dihadapkan oleh persoalan yang sama di mana ketersediaan dokumen masih menjadi pertanyaan. Maka dari itu setiap tahun pula pelaksanaan selalu di pertengahan tahun.

"Kita perlu melakukan sesuatu yang tidak biasa untuk memperbaiki kinerja di lingkup Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal sebagai upaya perbaikan yang bisa dilakukan agar bisa menunjukkan performance dalam memberikan pelayanan di daerah tertinggal," tegasnya.

Untuk itulah, lanjut Samsul, kami membutuhkan dukungan dari daerah tertinggal untuk membantu kami meningkatkan kinerja sehingga perbaikan yang kami lakukan dan dukungan daerah akan sangat berarti dalam peningkatan pelayanan untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal.


Sementara itu, dalam pelaksanaan rapat hari kedua, Direktur Peningkatan Sarana dan Prasarana, pada Ditjen PDT Kemendes PDTT Agus Kuncoro menyampaikan pentingnya optimalisasi manfaat hasil pekerjaan peningkatan sarana dan prasarana untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat.

"Rapat evaluasi ini menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua dalam mengevaluasi kegiatan peningkatan sarana dan prasarana daerah tertinggal tahun anggaran 2018 karena hingga saat ini penyerapan anggaran masih perlu ditingkatkan lagi," papar Agus.

Baca berita lainnya dari Kemendes di sini. (ega/prf)