DPR Rapat Konsultasi Mendadak Bahas Krisis Rupiah Rabu
Selasa, 30 Agu 2005 18:49 WIB
Jakarta - Anjloknya nilai rupiah terhadap dolar AS menjadi keprihatinan DPR. Pimpinan DPR akan menggelar rapat konsultasi mendadak dengan pimpinan fraksi untuk membahas kondisi perekonomian yang makin memburuk ini, Rabu (31/8/2005) besok pukul 14.00 WIB."Ini pertemuan mendadak yang tidak ada di jadwal," kata Ketua DPR Agung Laksono dalam jumpa pers di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2005) pukul 18.00 WIB.Menurut Agung, rapat akan membahas mengenai langkah-langkah yang perlu diambil pemerintah dalam menghadapi kondisi moneter saat ini. Pimpinan DPR akan menanyakan saran-saran fraksi sebagai bahan untuk ditindaklanjuti pemerintah.Kondisi saat ini, menurut Agung, sudah tidak bisa dibiarkan lagi. Pemerintah melalui jajarannya harus segera berkoordinasi karena ini jika dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan komplikasi politik. "DPR berharap pemerintah mempunyai resep yang tepat untuk mengatasi keadaan. Perlu ada langkah serius, tepat, dan tegas. Karena terlalu menyederhanakan masalah kalau kita sekarang masih mengatakan saat ini tidak kritis. Kejadian tahun 1998 masih belum lepas dari ingatan kita," kata Agung.Sementara soal reshuffle kabinet, Agung menyatakan tidak menyarankan atau menolak. "Karena itu hak presiden. Tapi kalau itu memang dijadikan dasar, kenapa tidak dilakukan sekarang. Jangan menunda-nunda. Karena saat ini adalah waktunya kita untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," demikian jelas politisi Golkar ini.
(gtp/)











































