Panglima Puas atas Hasil Latihan Tempur TNI di Situbondo

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Nov 2018 14:31 WIB
Latihan Tempur TNI di Situbondo (Alfons/detikcom)
Jakarta - Latihan bantuan tembak telah selesai dilaksanakan di Pusat Pelatihan Tempur, Situbondo, Jawa Timur. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto puas atas hasil latihan tiga Matra TNI.

"Hari ini kita melaksanakan latihan yang diselenggarakan oleh kodiklat TNI dengan skenario besarnya adalah operasi darat gabungan," ucap Hadi Tjahjanto kepada wartawan di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (28/11/2018).



Hadi menilai, berdasarkan tinjauannya, latihan pada hari ini berjalan dengan baik. Namun dia mengakui masih ada satu-dua hal yang harus dievaluasi.

"Penilaiannya saat ini sudah banyak kemajuan dan bagus. Ya, tentu kekurangan ada, saya ada beberapa catatan, tapi itulah yang harus kita perbaiki," ujar Hadi.

Namun, Hadi menjelaskan, tujuan pelatihan pada hari ini sudah tercapai dan menunjukkan hasil yang memuaskan. Khususnya, menurut Hadi, pada metode interoperabilty karena menyatukan tiga matra bukanlah hal yang mudah.

"Sistem itu berjalan dengan baik yang kita sebut dengan interoperability komando utusan dari komando atas sampai ke komando bawah, dan ke samping itu semuanya bisa menerima dengan sa komando," tutur Hadi.

"Karena tidak mudah untuk bisa menyatukan tiga kekuatan yang karakteristiknya berbeda, kekuatan laut, kekuatan udara, maupun kekuatan darat dalam hal bantuan tembakan," sambungnya.

Hadi juga mengingatkan bahwa renstra (rencana strategi) kedua dari 2015 sampai 2019 memang sudah sesuai dengan yang dirinya inginkan. Namun pembelajaran, evaluasi, dan kesalahan di renstra kedua harus dijadikan referensi semua personel untuk bersiap dengan renstra ketiga, terutama akan adanya sistem komunikasi baru Network Centric Warfare dan peralatan baru.



"Di resntra ketiga nanti juga akan ada peralatan-peralatan baru, kemudian platform yang juga sedang dibangun oleh TNI yaitu Network Centric Warfare yang saat ini sedang dikembangkan karena harus menggunakan bantuan satelit sehingga alat yang baru nanti kita juga tidak akan ketinggalan ya, lesson learned," jelas Hadi.

Hadi mengatakan keberhasilan latihan bantuan tembak pada akhir 2018 ini sebagai dedikasi TNI untuk rakyat. Ia juga bangga dengan personelnya yang melakukan latihan hari ini.

"Saya bangga dengan prajurit saya yang telah menunjukkan profesionalisme. Profesionalisme TNI untuk rakyat Indonesia," tutup Hadi.

Sebelumnya, diketahui bahwa kunjungan Marsekal Hadi ke Banyuwangi meninjau latihan gabungan TNI di Asembagus, Situbondo. Hadi bermalam di salah satu hotel berbintang di Banyuwangi untuk kemudian bertolak ke Asembagus meninjau latihan tersebut. (rvk/rvk)