Dua korban tewas diketahui bernama Darmi alias Mama Dia (40) dan anaknya, Ida alias Mama Alif (27). Kedua korban tewas dengan kondisi mengenaskan, bahkan sebagian tubuh korban diketahui belum bisa dievakuasi.
Kapolsek Tutar Ipda Hammadyah saat dimintai konfirmasi mengatakan, saat kejadian, para korban diketahui dalam perjalanan menuju pulang ke rumah setelah mencari kemiri di kebun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya mereka ada delapan orang berjalan di pinggir sungai. Yang lain berhasil selamat setelah melompat ke dalam sungai, sementara kedua korban tertimpa reruntuhan batu besar," ujar Hammadyah kepada detikcom, Rabu (28/11/2018).
Dia mengatakan akses menuju lokasi kejadian sulit dijangkau. Besarnya material longsoran batu yang menimpa tubuh korban membuat evakuasi berlangsung lama.
"Rencana evakuasi akan kita lanjutkan Rabu esok karena banyak batu besar yang menyulitkan untuk mengevakuasi sisa tibuh korban," tutup Hammadyah. (rvk/asp)











































