Jembatan Putus Diterjang Banjir, 6 Desa di Aceh Terisolir

Jembatan Putus Diterjang Banjir, 6 Desa di Aceh Terisolir

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 28 Nov 2018 10:14 WIB
Foto: Banjir di Aceh bikin 6 desa terisolir (Agus-detikcom)
Banda Aceh - Enam desa di Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara (Agara), Aceh yang sempat terisolir akibat banjir bandang, kini mulai dapat ditembus. Akses ke sana hanya lewat sungai karena jembatan penghubung putus.

"Sudah bisa ditembus lewat sungai. Namun jalan darat belum bisa ditembus, masih terisolir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (28/11/2018).

Banjir bandang di Aceh Tenggara terjadi pada Senin 26 November malam setelah kawasan itu diguyur hujan deras sejak seminggu lalu. Banjir menyebabkan 60 rumah di tiga kecamatan rusak berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Rinciannya, 22 rumah di Desa Natam Baru Kecamatan Badar hanyut dibawa air. Sementara 23 rumah di Desa Lawe Metangur rusak berat dan 15 rumah di Kecamatan Leuser juga mengalami kerusakan.

Selain merusak rumah, banjir di Kecamatan Leuser juga menyebabkan jalan amblas di lima titik dan jembatan penghubung antar desa di Desa Permata Musara hanyut dibawa air. Satu unit Sekolah Dasar (SD) di sana juga terendam lumpur.

Akibat putusnya jembatan penghubung tersebut, enam desa di Kecamatan Leuser sempat terisolir. Desa tersebut yaitu Desa Bunbun Indah, Desa Permata Musara, Desa Serakut, Desa Bunbun Alas, Desa Akhih Mejile, dan Desa Tuah Kekhine.

"Akses jalan terputus menyulitkan BPBD menyalurkan bantuan dan menuju ke lokasi banjir bandang di enam desa tersebut. Meski demikian, bantuan masa panik sudah diantar via jalur sungai," jelas Dadek.

Menurut Dadek, BPBD dan pihak terkait saat ini sedang membangun jembatan darurat di lokasi dengan menggunakan kayu gelondongan. Jembatan tersebut dibikin selebar satu meter dan panjang sekitar 20 meter.

"Jembatan itu untuk akses pejalan kaki," ungkapnya. (agse/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads