Panglima TNI Tinjau Latihan Bantuan Tempur Terpadu di Situbondo

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Nov 2018 09:32 WIB
Panglima TNI meninjau latihan bantuan tempur terpadu di Situbondo. (Matius Alfons/detikcom)
Situbondo - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tiba di Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, untuk meninjau latihan bantuan tempur terpadu. Ribuan personel gabungan seluruh angkatan TNI akan lakukan latihan ini.

Berdasarkan pantauan detikcom, terlihat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turun dari bus TNI, Rabu (28/11/2018), pukul 09.00 WIB di Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Terlihat Hadi didampingi oleh Kasad TNI Jenderal Mulyono, Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, serta para asisten Panglima TNI.


Terlihat di pos Tinjau T12 ada proyektor yang memberi gambaran lokasi beberapa pos alat tempur, heli tempur, dan KRI. Terlihat semua pos sudah siap siaga melakukan latihan bantuan tembakan.

Latihan terpadu ini mengambil tema 'Satuan bantuan Tembakan Komando Gabungan TNI Menyelenggarakan Bantuan Tembakan untuk Mendukung Keamanan Militer Guna Keberhasilan Tugas Operasi Komando Gabungan Tm dalam Rangka Operasi Militer Perang'. Kemudian latihan ini dilaksanakan selama dua hari.

"TNI menggelar Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI 2018 selama dua hari, tanggal 27 sampai 28 November 2018," kata Kabid Penum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman kepada wartawan di Pusat Latihan Tanpur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (28/11/2018).

TNI Gelar Latihan Bantuan Tempur Terpadu di SitubondoFoto: Matius Alfons/detikcom

Taibur mengatakan 1.427 personel gabungan TNI terdiri atas 440 prajurit TNI AD, 469 prajurit TNI AL, 193 prajurit TNI AU, 75 prajurit Satkomplek TNI dan, 250 personel penyelenggara. Puluhan alat tempur, pesawat, dan KRI juga akan diturunkan.

"Alutsista yang dikerahkan antara lain 1 KRl Sultan Iskandar Muda 367, 4 Pesawat Tempur F16, 4 unit Pesawat Tempur Super Tucanno, 2 unit heli MI-35 Penerbad, 1 unit MI17, 1 unit heli Bell-412 Penerbad," ujar Taibur.


"Alat berat TNI yaitu 6 MO-81 Yonif 509, 6 Pucuk Meriam Howitzer 105 Artileri Medan 8, 6 Astros Artileri Medan 1/2 K, 6 Meriam Caesar 155, 3 Pucuk Mortir 81, 4 unit RM 70 Grad, dan 8 How-105 Pasrat," sambungnya. (rna/rna)