Oknum Polisi Aniaya Wartawan, Polda Sulsel Didemo

Oknum Polisi Aniaya Wartawan, Polda Sulsel Didemo

- detikNews
Selasa, 30 Agu 2005 14:37 WIB
Makassar - Tak terima atas penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap Muhammad Idris, salah seorang wartawan Suara Celebes FM, radio lokal di Makassar, sekitar 50 orang wartawan mendatangi Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Jl Perintis Kemerdekaan, Selasa (30/08/2005). Para kuli tinta ini mendesak kasus ini diusut tuntas.Kasus ini berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh AKP Joko Pitoyo atas Daeng Bella. Joko yang saat itu tidak berdinas, secara tidak sengaja memergoki Daeng Bella yang membawa sejumlah Jerigen berisi arak.Joko pun ingin menangkap Daeng. Saat menangkap, Joko pun melakukan pemukulan terhadap Daeng Bella. Saat itu, Idris yang juga secara tidak sengaja mendapati peristiwa itu, hendak meliputnya.Melihat Daeng Bella yang dipukuli bertubi-tubi, Idris iba. Dia mendekati Joko, sambil mencoba untuk melerainya.Namun, saat ingin melerai, Idris malah kena tonjok. "Perut saya dipukul tiba-tiba. Jadi, saya langsung bilang saya wartawan. Tapi dia malah bilang, tidak peduli dengan wartawan, sambil menampar saya," terang Idris.Tidak trerima atas perlakukan ini, Idris bersama puluhan wartawan pun menggelar aksi protes ke Mapolda Sulsel."Sudah seringkali kasus seperti ini terjadi. Wartawan malah dianiaya saat meliput. Di mana komitmen Kapolda yang pernah menjanjikan kebebasan dan jaminan keamanan di lapangan," tutur Hendranik, wartawan Smart FM, yang juga kordinator aksi.Tak lama berorasi, para wartawan pun ditemui oleh Wakil Kapolda Sulsel, Brigjen Pol Andi Masmiat. "Sekarang pelaku (Joko) sudah diperiksa oleh Kanit P3D Polwiltabes Makassar. Kalau nanti terbukti, akan kami tindak," tutur Masmiat. Aksi ini berakhir sekitar pukul 13.30 Wita. (asy/)



Berita Terkait