Eks GAM yang Tetap Ingin Merdeka Perlu Ditumpas
Selasa, 30 Agu 2005 14:24 WIB
Jakarta - Eks GAM yang telah diberikan amnesti namun tetap ingin merdeka, harus segera ditumpas pemerintah. Pasalnya dalam MoU sudah ditekankan perjanjian tersebut merupakan perjanjian terakhir untuk menyelesaikan konflik Aceh dengan bermartabat."Setelah dapat amnesti kalau mereka tetap ingin merdeka, ya dihancurkan saja, karena setelah MoU ditandatangani, tidak ada lagi GAM," kata Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2005).Zaenal juga mempersoalkan sikap pemerintah yang memberikan amnesti tanpa melalui ikrar setia pada NKRI, sebagaimana direkomendasikan Komisi III DPR RI. Menurutnya, pernyataan penerimaan NKRI dalam MoU sudah dianggap cukup dan mewakili."Pernyataan itu sudah ada dalam MoU. Mereka setia kepada UUD 1945 dan NKRI," tandas Zaenal sambil berharap semua pihak menahan diri jangan sampai masyarakat Aceh kecewa.Menanggapi kemungkinan terjadinya baku tembak di beberapa daerah di Aceh, menurut Zaenal, hal itu masih wajar, karena kejadian baku tembak juga terjadi di daerah konflik lainnya, seperti Ambon dan Poso.Meski demikian, tandas Zaenal, pemerintah harus menindak tegas anggota GAM yang masih membawa senjata, karena sesuai MoU, pihak GAM harus menyerahkan senjatanya.
(san/)











































