"Yang hari ini menjadi keputusan rapat TKN, bahwa semua caleg partai KIK yang 9 wajib memakai atribut (Jokowi-Ma'ruf) dan tidak ada pengecualian," kata Direktur Relawan TKN, Maman Imanulhaq, kepada wartawan di Kopi Politik, Jalan Pakubuwono, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).
Namun Maman tidak menjelaskan secara rinci kapan para caleg dari parpol KIK wajib mengenakan atribut Jokowi-Ma'ruf. Aturan tersebut dibuat agar sosialisasi pasangan Jokowi-Ma'ruf kepada masyarakat dilakukan dengan lebih masif daripada hanya menempelkan spanduk-spanduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut, dalam survei yang beredar saat ini, elektabilitas Jokowi lebih tinggi dibanding elektabilitas partai-partai pengusungnya. Hal itu juga sebagai salah satu alasan agar caleg-caleg memakai atribut Jokowi ketimbang memakai atribut partai.
Selain itu, cara blusukan Jokowi disebutnya diikuti para caleg yang tergabung di KIK. Seluruh anggota TKN disebutnya melakukan hal yang sama seperti Jokowi saat melakukan blusukan ke daerah-daerah.
"Aku beri contoh, kunjungan aku ke daerah itu ada 4. Pertama, sarapan dengan bakul apa, sayur apa, dan sebagainya, lalu keliling ke pasar itu membagikan stiker dan sebagainya," kata Maman.
"Apa yang saya lakukan dan Pak Moeldoko lakukan dan Pak Erick lakukan hampir sama melakukan itu dan hampir semua TKN melakukan itu," sambungnya. (nvl/nvl)











































