Rumah Ambles di Pademangan akan Diganti Bangunan Semipermanen

Rumah Ambles di Pademangan akan Diganti Bangunan Semipermanen

M Guruh Nuary - detikNews
Selasa, 27 Nov 2018 15:03 WIB
Begini progres perbaikan dan pembangunan rumah yang ambles di Pademangan, Jakut. (M Guruh Nuary/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji membangun kembali rumah di bantaran kali di Pademangan, Jakarta Utara, yang ambles. Begini progres perbaikan yang sedang dikerjakan.

detikcom mendatangi lokasi rumah ambles yang ada di RT 01 RW 08, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakut, Selasa (27/11/2018). Tampak tujuh rumah yang sebelumnya ambles telah diratakan dengan tanah.


"(Dirobohkan) Karena mengganggu aktivitas orang kerja. Takutnya kalau jatuh kena orang kerja, itu kan korban lagi. Jadi dirobohin dulu. Mengamankan orang kerja, menyelamatkan orang kerja," kata Ketua RT 01 RW 08, Abdul Hadi, di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuh rumah yang ambles dirobohkan untuk mempermudah perbaikanTujuh rumah yang ambles dirobohkan untuk mempermudah perbaikan. (M Guruh Nuary/detikcom)

Dia mengatakan bangunan rumah dirobohkan pada Rabu (21/11) lalu. Saat ini petugas tengah menguruk lokasi rumah-rumah tersebut untuk dibuatkan fondasi. Pembangunan rumah direncanakan dilakukan pada Sabtu (1/12) nanti.


Namun nantinya hanya akan dibangun enam rumah. Sebab, jika ada tujuh rumah yang dibangun seperti semula, lahannya tidak cukup. Namun rumah yang dibangun nantinya jenis semipermanen dengan ukuran sekitar 3 x 2,5 meter.

"Semipermanen lah. Namanya juga rumah kecil-kecilan, bukan rumah permanen. Itu rumah dari pinggir kali sampe ke rumah itu 5 meter. Karena warga butuh lahan aja, buat akses jalan. Semipermanen itu setengah semen, setengah lagi kayu," ucapnya.


Petugas sedang membuat fondasi, saluran air, dan perbaikan turapPetugas sedang membuat fondasi, saluran air, dan perbaikan turap sebelum membangun rumah. (M Guruh Nuary/detikcom)

Selain pembangunan ulang rumah, nantinya ada dua rumah lain yang akan diperbaiki. Hal ini seperti keputusan dalam rapat yang digelar pada Senin (26/11) lalu.

"(Dua rumah) Itu karena masih kuat, masih kuat jadi nggak dirobohin itu. Mau dibetulin lagi, mau dibagusin lagi," kata Hadi.


Saat ini petugas juga tengah membuat saluran air. Ada sebanyak 50 petugas yang dikerahkan yang terdiri atas UPK Badan Air sebanyak 30 orang dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 20 orang. Pembangunan rumah dilakukan terakhir, setelah fondasi, akses jalan, dan saluran air jadi.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/11), pukul 10.00 WIB, di wilayah Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Mumu mengatakan kali tersebut termasuk aliran Sungai Ciliwung.

Tanah ambles itu terjadi di lokasi yang sedang diperbaiki akibat tanah longsor yang pernah terjadi beberapa pekan lalu. Mumu menyebut tanah itu sedang diturap oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA). Namun, belum selesai diturap, tanah kembali ambles. (jbr/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads