Jokowi Beberkan Tips Penurunan Angka Kemiskinan di Desa

Ray Jordan - detikNews
Minggu, 25 Nov 2018 15:57 WIB
Jokowi saat berada di Palembang. (Ray Jordan/detikcom)
Palembang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemanfaatan Dana Desa bisa berdampak pada penurunan angka kemiskinan di desa. Asalkan uang yang diberikan dari pemerintah pusat itu terus berputar di desa dan tidak kembali lagi ke 'Jakarta'.

Jokowi mengatakan, selama empat tahun terakhir ini, ada sekitar Rp 178 triliun anggaran Dana Desa yang telah dicairkan ke 74 ribu desa di seluruh Tanah Air. Jokowi pun menitipkan agar Dana Desa itu dikelola dengan baik, namun pembelanjaannya tetap dilakukan di desa.


"Ada Rp 178 triliun yang telah masuk ke desa. Yang perlu saya ingatkan, satu, baik buat jalan, jembatan, irigasi, embung, begitu juga PAUD saya titip-titip agar pembelian materialnya dilakukan di desa itu juga. Kalau di desa nggak ada, beli paling jauh di kecamatan, agar uang itu berputar terus di bawah, di desa, atau maksimal di kecamatan," kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Palembang Sport and Convention Center, Palembang Icon Mall, Sumsel, Minggu (25/11/2018). Dia mengatakan, jika selisih harganya lebih mahal sedikit di desa sendiri, hal itu tidak jadi masalah.

"Lebih mahal Rp 1.000 nggak apa-apa. Desanya buat jalan, pasirnya beli di desa. Kalau nggak ada, lihat di desa tetangga, kalau nggak ada juga baru di kecamatan. Beli batu, beli bata, juga sama beli di desa di toko yang jualan. Semen juga sama, kalau nggak ada di wilayah kecamatan," kata Jokowi.



Jokowi mengatakan, bahan untuk pembangunan dibeli di desa sendiri agar perputaran uang terus berada di desa tersebut. Hal ini juga akan dapat meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan di desa tersebut.

"Ini agar Rp 178 triliun itu berputar di bawah terus, jangan biarkan uang itu kembali lagi ke Jakarta, kembali lagi ke kota. Karena keinginan kita semakin banyak perputaran uang di desa insyaallah kesejahteraan di desa akan semakin meningkat. Ini teori ekonomi lo. Ini teori ekonomi seperti itu," katanya.

Tak hanya itu, pemanfaatan SDM untuk pembangunan di desa juga bisa berasal dari desa itu sendiri. "Gunakan tenaga kerja yang ada di desa itu, jangan cari ke mana-mana. Kalau nggak ada, cari di wilayah kecamatan agar uang itu kembali juga. Tenaga kerja yang bekerja diupah, dan nanti juga beli ke warung di desa itu, sehingga uangnya terus mutar di desa. Kalau itu bergerak, dalam 3-5 tahun akan saya survei penurunan kemiskinan berapa persen, harusnya drastis. Stunting dan gizi buruk juga akan terlihat turun di situ," jelasnya.


Tonton juga 'Idrus Yakin Agus Gumiwang Bisa Tekan Angka Kemiskinan Jadi 9,3%':

[Gambas:Video 20detik]

(jor/bag)