Polisi Tembak Mati Begal yang Tewaskan Pelajar MTs di Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Minggu, 25 Nov 2018 10:30 WIB
Ilustrasi Begal (Andhika Akbarayansyah)
Palembang - Polisi akhirnya menembak mati begal sepeda motor di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Dayu Saputra (25). Dayu ditembak mati karena melawan saat ditangkap.

"Sudah ketangkap satu pelaku utamanya, pelaku ini yang menembak korban Satria beberapa waktu lalu," ujar Kapolres Ogan Komering Ulu AKBP Widayana S kepada detikcom, Minggu (25/11/2018).

Dayu, lanjut Kapolres, ditangkap di Desa Mucak Kabau, Ogan Komring Ulu Timur, Sabtu (24/11), pukul 16.00 WIB. Saat itu, pelaku baru saja pulang dari tempatnya bersembunyi setelah menjadi buronan.



"Dia baru pulang. Jadi selama kita kejar dia ini pindah-pindah tempat terus, baik itu Jakarta dan Tangerang, Banten. Jadi saat ditangkap pun dia masih melawan dengan menembak senjata api rakitan," kata Kapolres.

Karena dianggap membahayakan polisi, Dayu akhirnya ditembak tepat di bagian dadanya. Dayu tewas saat akan dibawa ke rumah sakit terdekat saat ditangkap.

Dari catatan kepolisian, Dayu bersama kelima pelaku lain diketahui telah lebih dari tiga kali beraksi Ogan Komering Ulu. Namun dia juga merupakan buron di Polres Tangerang dan Polres Jakarta Selatan.



"Mereka pemain lama, catatan kami saja ada tiga kejahatan. Terakhir dia juga sudah menjadi buron Polres Jakarta Selatan dan Polres Tangerang. Mereka ini selalu berpindah-pindah tempat kalau beraksi," katanya.

Polisi turut menyita sepucuk senjata api rakitan dan lima butir peluru aktif. Ada pula beberapa kunci letter-T yang biasa digunakan Dayu dan komplotannya saat beraksi.

Untuk diketahui, nasib tragis menimpa pelajar kelas III Madrasah Tsanawiyah (MTs), Satria (15). Dia tewas ditembak enam pelaku curanmor saat berusaha menggagalkan aksinya tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perampokan ini terjadi pada Jumat (12/10/2018), sekitar pukul 03.00 WIB, tepat di Lorong Ogan, Baturaja Timur. Saat kejadian, korban baru saja pulang berjualan nasi goreng untuk membantu ekonomi keluarganya. (ras/rvk)