DetikNews
Minggu 25 November 2018, 10:20 WIB

Viral Prank Mandi di Lampu Merah, 2 Pemuda di Kudus Minta Maaf

Indah Mutiara Kami - detikNews
Viral Prank Mandi di Lampu Merah, 2 Pemuda di Kudus Minta Maaf Ilustrasi YouTube (Irna Prihandini/detikINET)
Jakarta - Video dua orang pemuda mandi di persimpangan jalan saat lampu lalu lintas menyala merah viral di media sosial. Dua pemuda itu lalu minta maaf.

Peristiwa ini terjadi di Kudus, Jawa Tengah. Video berjudul 'PRANK MANDI DILAMPU MERAH' itu diunggah di akun YouTube dan Instagram pemuda yang ada di video.

Dalam video, tampak dua pemuda bercelana pendek membawa ember berisi air dan gayung ke tengah-tengah zebra cross. Mereka lalu mulai mandi dan keramas di tengah jalan.



Aksi mereka jadi tontonan pemobil dan pemotor yang sedang menunggu lampu lalu lintas dari merah jadi hijau. Seusai mandi, keduanya membawa pergi ember dan meninggalkan jalan yang basah.



Video itu lalu membuat heboh netizen. Ternyata, video viral ini juga disorot Polres Kudus.

Kedua pemuda itu sempat datang ke Mapolres Kudus dan membuat surat pernyataan. Mereka juga membuat video permintaan maaf.

"Kita berdua di sini ingin mengklarifikasi soal video yang sempat viral di Kudus, soal mandi di lampu merah. Kita sudah datang ke Mapolres Kudus untuk mengklarifikasi soal masalah ini," ucap salah satu pemuda.



Dia lalu menunjukkan surat pernyataan yang sudah dibuat. Dia minta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

"Kali ini kita ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang ada di Kudus tentang video viralnya kita kemarin yang mandi di lampu merah. Apabila tidak mengenakkan, kita minta maaf yang sebesar-besarnya. Bila ada dari permintaan maaf kita, ada kata yang tidak mengenakkan, kita minta maaf," ungkapnya.

"Untuk selanjutnya, kita tidak akan mengulanginya," tutupnya sambil menampilkan foto di Mapolres Kudus.

View this post on Instagram

A post shared by POLRES KUDUS (@polreskudus) on Nov 22, 2018 at 5:09am PST



Video permintaan maaf ini juga diunggah oleh Polres Kudus di Instagram. Polres Kudus berharap peristiwa ini jadi pembelajaran untuk semua pihak.

"Berikut ini klarifikasi saudara kita. Setiap orang pasti pernah melakukan kekhilafan dan yang terpenting adalah mengakui serta berani tanggung jawab atas perbuatan tersebut. Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua," tulis akun Instagram Polres Kudus.
(imk/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed