Golkar Minta Isu Reshuffle Kabinet Disikapi Secara Fair

Golkar Minta Isu Reshuffle Kabinet Disikapi Secara Fair

- detikNews
Selasa, 30 Agu 2005 06:27 WIB
Jakarta - Menjelang satu tahun pemerintahan Presiden SBY, isu reshuffle kabinet mulai bergulir. Partai Golkar meminta elit politik tidak hanya menyoroti kinerja menteri-menteri ekonomi saja."Mari kita lihat kabinet ini secara fair, tidak hanya setengah-setengah," kata Ketua DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita kepada detikcom, saat dihubungi per telepon, Selasa (30/8/2005).Menurut Agus, performa para menteri ekonomi memang sangat penting dalam menyejahterakan bangsa. Tapi, kebijakan ekonomi tidak bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, tanpa memperhatikan kebijakan bidang lainnya."Kita tidak boleh lupa, jeleknya kondisi ekonomi ini masih bisa diperbaiki dengan policy ekonomi yang benar," ujarnya.Agus juga menyayangkan, banyak pihak yang tidak menyoroti kinerja menteri-menteri bidang Polkam. Padahal, bidang Polkam juga berperan penting bagi kehidupan bangsa Indonesia."Menlu misalnya. Apabila Papua lepas, maka kondisi itu tidak akan bisa diperbaiki. Seharusnya kita bisa mengubah cara berfikir, bahwa apa yang dilakukan Deplu bisa mempengaruhi kinerja instansi lain temasuk ekonomi dalam negeri," sindirnya.Ketika disinggung apakah sikap ini dikarenakan posisi menteri-menteri ekonomi yang ditempati orang-orang Golkar, Agus membantahnya."Memang ada Aburizal Bakrie (Menko Perekonomian dan Fahmi Idris (Menakertrans) di kabinet, tapi kami gemas kenapa para elit hanya menyoroti kinerja ekonomi, seolah-olah masalah luar negeri tidak menjadi lebih penting," kilahnya. (fab/)


Berita Terkait