Agung Laksono Belajar Jadi Muslim Sejati dari Cak Nur
Senin, 29 Agu 2005 21:51 WIB
Jakarta -
Sebagai seorang intelektual dan cendikiawan muslim, almarhum Nurcholish Madjid layak dijadikan panutan. Tak kurang, Ketua DPR Agung Laksono mengaku belajar menjadi muslim sejati dari Cak Nur."Cak Nur tetap menjadi sosok yang sangat menghargai pluralisme. Beliau seorang pluralisme yang sangat bisa dibanggakan dan tidak perlu lagi diragukan komitmennya," kata Agung kepada wartawan di Gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (29/8/2005).Secara pribadi, meninggalnya Cak Nur merupakan duka tersendiri bagi Agung. Ia pun menyampaikan duka yang mendalam atas wafatntya Rektor Univeristas Paramadina itu."Cak Nur merupakan aset bangsa yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan karater bangsa. Sebagai bangsa kita kehilangan tokoh terbaik, yang kenegarawanannya tidak pernah diragukan lagi," ujarnya.Selain menjadi inspirasi pluralisme di Indonesia, Agung juga menilai sosok Cak Nur sebagai pengagas wacana Islam modern yang banyak diminati umat Islam Indonesia."Pandangan-pandangannya sangat menghormati perbedaan dan penuh toleransi. Dari ucapan-ucapannya tidak pernah membuat orang lain menjadi gelisah, terpicu untuk emosi, apalagi dirugikan," tukasnya
(fab/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































