SBY dan Kalla Melayat Jenazah Cak Nur
Senin, 29 Agu 2005 20:49 WIB
Jakarta - Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla melayat jenazah Nurcholish Madjid yang di semayamkan di auditorium Universitas Paramadina. SBY meminta bangsa Indonesia mengikhlaskan kepergian Cak Nur.SBY yang didampingi istrinya, tiba di Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto, pukul 19.35 WIB, Senin (29/8/2005). Sedangkan Kalla tiba 15 menit sebelumnya.Setelah menyampaikan belasungkawa kepada istri Cak Nur Omi Komaria, SBY dan Kalla serta puluhan pelayat lainnya melakukan salat jenazah.Dalam takziahnya selama 30 menit, SBY yang mengenakan batik coklat, celana hitam dan peci hitam mengatakan, hari ini bangsa Indonesia telah kehilangan seorang putera terbaik, tokoh nasional, dan cendikiawan muslim."Beliau adaah sahabat, guru, tokoh, yang memiliki makna yang tinggi di hati kita semua. Beliau banyak memberikan kontribusi, jasa dan pencerahan di kehidupan bangsa Indonesia. Beliau mencamkan toleransi pada negara yang majemuk ini agar kehidupan penuh dengan rasa persaudaraan," ujarnya.SBY lalu mengajak bangsa Indonesia mengiklaskan kepergian Cak Nur dan mengingat pesan-pesan yang pernah disampaikan. "Kita doakan semoga Cak Nur diterima oleh Allah SWT, diampuni dosanya dan ditempatkan di sisinya," kata SBY.SBY dan Kalla meninggalkan Universitas Paramadina sekitar pukul 20.15 WIB.
(fab/)











































